SUARA CIANJUR – Dalam laga FIFA Matchday antara Argentina dan Indonesia, ternyata Malaysia memiliki andil yang besar. Hal ini karena wasit yang memimpin laga tersebut berasal dari Negeri Jiran tersebut.
Hal ini memincu federasi sepak bola Malaysia (FAM) untuk berikan keterangan. Menurutnya, karena kualitasnya AFC, FIFA, dan negara tetangga seringkali menggunakan jasa wasit dari Malaysia.
“Ada juga yang masih mendapat kepercayaan dari AFC, FIFA dan juga dari negara tetangga yang kerap menggunakan Wasit dan Asisten Wasit kita untuk pertandingan liga dan pertandingan Internasional Tier 1 pertandingan," tulis laman instagram @sepakbola.indonesian, dikutip Kamis (22/6/2023).
Meski demikian, pihaknya tidak menampik bahwa wasit mereka sering kali mendapat kritik ketika memimpin di Liga Malaysia.
"Meski mendapat kritik yang mencap wasit Malaysia lemah dan sering dipertanyakan performanya di Liga Malaysia,” lanjutnya.
Pernyataan ini tak luput mendapat reaksi dari netizen. Ada yang mengatakan wasit yang pimpin laga Indonesia lawan Argentina terlalu kurus.
“Makan sikit wasit malaysia kurus amat,” tulis salah satu netizen.
“Cuma saran aja. Minimal banyakin makan, kurang gizi itu. Klo MCU pasti bnyk catatan dari dokternya,” tulis netizen lainnya.
Tidak dapat dipungkir, wasit berhasil tampilkan performa yang baik. Tidak ada keputusan-keputusan kontroversial yang dapat memancing emosi pemain. (*)
Baca Juga: Respon Gerindra Usai Prabowo dan Erick Thohir Mesra di GBK, Anggap Capres-Cawapres Ideal?
Berita Terkait
-
Beri Pesan Kepada Wasit Lolos Seleksi Liga 1 dan Liga 2, Erick: Jika ada yang Main-Main di Lapangan Hukum Seumur Hidup!
-
Hasil Taipei Open 2023: Dikalahkan Wakil Tuan Rumah, Rehan/Lisa Terhenti di Babak 16 Besar
-
Sering Berseteru, Kali ini Thomas Doll Puji Pertahanan Skuad Asuhan Shin Tae Yong, Sebut Terbaik!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel