SUARA CIANJUR - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengemukakan permintaannya agar wasit-wasit yang terpilih untuk Liga 1 dan Liga 2 musim 2023/2024 menjaga amanah integritas dengan baik.
Dalam upaya PSSI menciptakan pertandingan sepak bola yang bersih, Erick Thohir berharap pertandingan ini bebas dari pengaruh mafia wasit, dan anti match fixing, juga karena peran wasit sangat penting.
Erick Thohir mengungkapkan bahwa pada Kamis (22/6/2023), PSSI telah berhasil mendapatkan wasit-wasit hasil seleksi yang ketat, yang melibatkan pengawas dari Japan Football Association (JFA).
"Dari 55 wasit Liga 1, 28 lulus seleksi, peringkat 1 sampai 18 bertugas menangani Liga 1, 19 sampai 28 bertugas menangani Liga 2. Dari 107 wasit Liga 2, 54 lulus seleksi, peringkat 1 sampai 14 mengisi kuota Liga 2, sisanya bertugas di Liga 3," ungkap Erick Thohir dikutip cianjur.suara.com dari unggahan Instagram @arya.m.sinulingga, Jumat (23/6/2023).
"Dimana mereka mampu menjaga amanah yang diberikan, mau menjadi bagian dari visi yang sama-sama kita inginkan, siap menjalani sumpah, dan berkomitmen penuh agar sepak bola kita dihargai," pungkasnya.
Selain itu, Erick Thohir menambahkan bahwa dengan terpilihnya wasit-wasit terbaik ini, secara langsung akan meningkatkan kesejahteraan mereka karena jumlah penugasan selama satu musim kompetisi akan bertambah.
Melalui proses seleksi yang lebih ketat, seorang wasit dalam Liga 1 akan bertugas memimpin pertandingan sebanyak 17 kali, sedangkan wasit dalam Liga 2 akan mengambil peran sebagai pengawas dalam 15 pertandingan.
Selain itu, peningkatan kesejahteraan juga akan dirasakan oleh 36 asisten wasit dalam Liga 1 dan 48 asisten wasit dalam Liga 2.
Erick Thohir, yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN, mengakui bahwa pendapatan yang diterima sebagai menteri kalah dari pendapatan wasit.
Musim 2023-2024 akan menjadi momen di mana setiap wasit akan memimpin 17 pertandingan selama satu musim.
Diketahui yang menarik, pendapatan wasit tersebut disebutkan akan melebihi gaji dari seorang menteri.
"Alhamdulillah, secara rata-rata mereka akan melaksanakan tugas meniup peluit sebanyak 17 kali dalam setahun kompetisi. Satu kali tiupannya bernilai titik-titik. Dalam sebulan, gajinya titik-titik," ungkap Erick Thohir.
"Gaji mereka lebih tinggi daripada menteri lho. Menteri Rp19 juta, mereka bisa mendapatkan Rp20 juta. Alhamdulillah, itu lebih tinggi, mereka berada pada level yang sama dengan menteri," lanjutnya.
Dengan meningkatnya kesejahteraan wasit-wasit ini, diharapkan mereka dapat lebih fokus dan profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai pengadil pertandingan.
Hal ini akan berdampak positif terhadap integritas sepak bola Indonesia serta memberikan motivasi bagi wasit-wasit muda untuk mengembangkan karirnya dalam dunia sepak bola.
Berita Terkait
-
Pasca FIFA Matchday, Beberapa Pemain Timnas Argentina Ini Berpotensi Main di Liga 1, Siapa Saja Mereka?
-
Setelah Sekian Lama Didirikan, Publik Anggap PSSI Seakan Baru Saja Dilahirkan, Sindir Pengurus Sebelumnya
-
Ketum PSSI Erick Thohir Wacana Akan Buat Turnamen Antar Negara Muslim, Hadirkan Pro Kontra Publik
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas