SUARA CIANJUR - Sholat adalah ibadah yang harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dan tulus, namun melakukan sholat dalam jumlah yang berlebihan dan tidak lazim bisa menyesatkan umat Muslim yang kurang berpengetahuan tentang ajaran agama.
Pondok Pesantren (Ponpes) Al Kafiyah telah menjadi sorotan utama dan perbincangan publik dalam beberapa waktu terakhir.
Masih belum jelas apakah ini sebuah skenario atau bukan, karena pihak Ponpes sendiri belum memberikan klarifikasi apapun meskipun Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengecam tindakan yang terjadi di Ponpes Al Kafiyah.
Namun, ada fakta mengejutkan yang diungkapkan oleh salah satu santri Ponpes Al Kafiyah, yang mengaku melakukan sholat isya sebanyak 100 rakaat sebagai stok selama satu minggu.
Seorang konten kreator pun mengunjungi Ponpes tersebut dan kembali menanyakan tentang sholat isya yang bisa disimpan sebagai stok selama satu minggu kepada salah seorang ustazah di sana.
Menurutnya, memang benar di Ponpes tersebut memperbolehkan hal tersebut. Ustazah tersebut mengatakan bahwa ia dapat mencatat dosa manusia dan juga menghapusnya.
Tindakan sholat isya sebanyak 100 rakaat untuk stok selama satu minggu tentu merupakan hal yang sangat tidak lazim dan mengejutkan.
Hal ini menjadi perhatian serius bagi publik dan komunitas muslim. Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan pernyataan mengecam tindakan tersebut, karena dinilai sebagai praktek yang tidak sesuai dengan ajaran agama Islam. (*)
Berita Terkait
-
Polri Usut Dugaan Penistaan Agama di Pesantren Al-Zaytun, Kabareskrim: Mudah-Mudahan Bisa Segera Dibuktikan Ada Tidaknya Dugaan Tindak Pidana
-
Penuhi Panggilan Tim Investigas Pemprov Jabar, Panji Gumilang Mendatangi Gedung Sate Bandung
-
Jika Terbukti Melakukan Pelanggaran, Kemenag Akan Bekukan Pesantren Al Zaytun
-
Al-Zaytun Sebut Bahwa Aturan Haji Boleh di Indonesia, MUI Indramayu: Ajaran Menyimpang
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal
-
Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China
-
Ulasan Film Na Willa: Nostalgia Hangat yang Bikin Rindu Masa Kecil
-
Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!
-
Seiyu Awards 2026 Umumkan Pemenang, VA Denji Chainsaw Man Bawa Pulang Piala
-
Dari Al-Khawarizmi Hingga Ilmuwan Madura: Kisah Inspiratif Muslim yang Mengubah Dunia
-
Jelang FIFA Series 2026, Pelatih Bulgaria Sindir Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat
-
Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga
-
BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo