SUARA CIANJUR - Majelis Ulama Indonesia atau MUI Kabupaten Indramayu, Jawa Barat menyebutkan bahwa syariat yang diajarkan Pondok Pesantren Al-Zaytun berbeda dengan ajaran Islam pada umumnya, baik salat, puasa, ataupun haji.
“Syariat yang dilakukan oleh Al-Zaytun sangat tidak sama dengan tata cara peribadatan umat Islam pada umumnya,” kata Ketua Umum MUI Kabupaten Indramayu Syatori, dikutip dari Instagram @opiniid, Kamis (22/6/2023).
Menurutnya, banyak sekali informasi yang menunjukan bahwa Al-Zaytun yang menyimpang dari syariat Islam pada umumnya.
Syatori mengatakan dengan perbedaan syariat yang diajarkan oleh Al-Zaytun yang berbeda dengan umat Islam pada umumnya, tentu ini membuktikan bahwa ajarannya tidak sesuai dengan ketentuan pada umumnya.
Seperti khusus ibadah haji, Al-Zaytun memperbolehkan haji di Indonesia, padahal menurut syariat Islam telah ditetapkan semua umat Islam yang akan menunaikan ibadah haji harus berangkat ke Tanah Suci Mekkah.
MUI Kabupaten Indramayu menilai bahwa statemen ibadah haji tidak harus ke Mekkah dan cukup di Indonesia ini tidak sesuai dengan ajaran syariat Islam pada umumnya.
Pihaknya menghimbau masyarakat tidak menyekolahkan anaknya ke Al-Zaytun, karena ajaran yang diberikan sangat berbeda dengan syariat Islam.
Selain itu juga pihaknya meminta pemerintah segera untuk menindak Al-Zaytun, agar kontroversi yang ada segera diberhentikan, mengingat Indramayu saat ini dalam kondisi yang aman dan nyaman.
“Udah dari tahun 2000 saya dengar ajaran disana menyimpang, setelah 23 tahun baru viral,” komentar netizen.
“Ini udah jelas ya, orang Islam yang ajaran agamanya sedikit Islam ktp pun tahu, berhaji itu ya ke Mekkah, sesatnya sudah terang benderang,” tulis netizen lainnya.(*)
Berita Terkait
-
Pemprov Jabar Bentuk Tim Investigasi, Ridwan Kamil: Pihak Pesantren Al Zaytun Kooperatif dan Jawab Seluas Luasnya
-
Polisi Berhasil Mengungkap Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang di Cianjur
-
Helikopter Latihan Terjatuh di Ciwidey, Kabupaten Bandung: Satu Orang Terluka, Empat Orang Masih Belum Ditemukan
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Novel Haru-Biru, Dua Kisah Menyentuh tentang Cinta dan Pengorbanan
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?