SUARA CIANJUR - Akhirnya Kementerian Agama (Kemenag) buka suara terkait polemik Pesan Al Zaytun yang berada di Indramayu.
Kemenag pun akan memastikan nomor statistik dan tanda daftar pesantren termasuk izin madrasah akan dicabut jika terbukti melakukan pelanggaran.
Pihaknya akan membekukan izin Al Zaytun jika terbukti melakukan pelanggaran berat dan menyebarkan paham diduga sesat.
Pesantren yang saat ini sedang viral bahkan sampai menggegerkan masyarakat luas terkait ajarannya yang diperlihatkan menyimpang dari seharusnya ini, terancam dibekukan izin operasionalnya oleh Kemenag.
“Kami bisa membekukan nomor statistik dan tanda daftar pesantren termasuk izin madrasahnya,” kata Juru Bicara Kemenag, Anne Hasbie, dikutip dari Instagram @inilah_com, Jumat (23/6/2023).
Diketahui saat ini Kemenag dan ormas Islam masih melakukan kajian secara komprehensif terkait polemik yang sedang berkembang.
Setelah itu pihaknya akan merumuskan sikap atas informasi dan fakta yang telah ditemukan dan juga terklarifikasi terkait Pesantren Al Zaytun.
Kemudian nantinya pencabutan izin baru akan dilakukan jika Pesantren Al Zaytun ini terbukti ada unsur-unsur pelanggaran berat seperti menyebarkan paham agama yang diduga tidak sesuai syariat Islam pada umumnya.
Hal tersebut dilakukan, karena Kemenag merupakan regulator dalam penyelenggaraan pendidikan keagamaan termasuk pesantren.
Baca Juga: PDI Perjuangan Manfaatkan Bulan Bung Karno untuk Jaring Cawapres bagi Ganjar Pranowo
“Membekukan izin itu adalah hal gampang bagi pemerintah, tapi memikirkan 10.000 santri+pengurusnya itu yang sudah, harus digimanakan setelah ponpesnya dibekukan,” kata salah satu netizen.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
5 Rekomendasi Smartband Murah untuk Olahraga, Fitur Lengkap Mulai Rp200 Ribuan
-
Nestle Umumkan 12 Ton Cokelat KitKat Dicuri Jelang Paskah
-
Drama Sprint Race MotoGP Amerika 2026: Jorge Martin Taklukkan Austin, Marquez dan Diggia Tergelincir
-
Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025
-
Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Kasus Amsal Sitepu Akan Dibahas Komisi III DPR RI Besok, Rapat Digelar untuk Sikapi Desakan Publik
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
BRI Peduli Berbagi Bahagia, BRI Region 4 Palembang Salurkan Sembako untuk Warga dan Panti Asuhan
-
Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan