SUARA CIANJUR - Rencana Piala Dunia U17 yang akan mengakomodasi Stadion Utama Jakarta International Stadium (JIS) sebagai salah satu tempat pertandingan telah menciptakan kontroversi di Tanah Air.
Beberapa pihak, termasuk Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, menyuarakan kekhawatiran bahwa JIS belum memenuhi standar yang ditetapkan oleh FIFA, terutama terkait kondisi rumputnya.
Namun, Jakpro, pihak yang bertanggung jawab atas pembangunan JIS, mempertahankan bahwa stadion tersebut telah dibangun sesuai dengan standar FIFA.
Mereka menegaskan bahwa semua aspek yang dibutuhkan untuk menggelar pertandingan sepak bola internasional telah dipenuhi dengan baik.
Menanggapi perselisihan ini, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memberikan komentar yang santai.
Ketika Mardani Ali Sera mengungkapkan kekhawatiran Erick Thohir terkait rumput JIS, Anies menyatakan bahwa JIS bukanlah miliknya pribadi, tetapi merupakan aset bangsa Indonesia yang merupakan karya anak bangsa.
Ia menyarankan agar jika ada kebutuhan renovasi, hal tersebut dapat dilakukan, tetapi tetap menghormati penilaian FIFA.
Anies juga menyarankan agar PSSI mengajukan keenam stadion di Indonesia untuk dievaluasi oleh FIFA, sehingga dapat ditentukan apakah ada perbaikan yang diperlukan dan langkah apa yang harus diambil. (*)
Baca Juga: Menpora Dito: Senam Akan Jadi Kurikulum Wajib di Seluruh Sekolah Indonesia
Tag
Berita Terkait
-
Komitmen Selamatkan Sepak Bola Indonesia, Erick Thohir Dapat Wejangan Warganet, Jangan Ikut Sandiwara ya Pak!
-
Sepak Bola Indonesia Ada di Titik Nadir, Erick Thohir Sebut Butuh Komitmen Untuk Selamatkannya
-
Sudah Beberapa Waktu Menjabat, Erick Thohir Ungkap Kesan Dirinya Jadi Ketum PSSI, Sulit Bangunkan Macan Tidur!
-
Telan Biaya Fantastis, JIS Masih Bisa Belum Digunakan, Netizen Andai Ganti Nama, Pasti Dipake!
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha