SUARA CIANJUR - Puasa sunnah pada hari Senin dan Kamis tidak hanya memiliki nilai religius, tetapi juga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan.
Manfaat dari puasa sunnah pada hari Senin dan Kamis ini, menunjukkan bahwa hikmah perintah Allah sangat dalam, sehingga bukan hanya muslim taat yang dapat mengambil manfaat darinya.
Dikutip dari laman halaltrip.com, dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa puasa sunnah pada hari Senin dan Kamis memiliki manfaat yang penting.
Alasan utama untuk berpuasa setiap Senin dan Kamis adalah karena itu merupakan sunnah Rasulullah Muhammad SAW. Mengikuti teladan Nabi selalu dianjurkan dalam agama Islam.
Rasulullah SAW sendiri berpuasa pada hari Senin dan Kamis, dan dia menyebutkan bahwa amal perbuatan manusia disajikan kepada Allah pada hari-hari tersebut.
Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga menyatakan bahwa pada hari Senin, dia dilahirkan, dan pada hari itu juga, Wahyu pertama kali diterima. Ini memberikan alasan yang kuat untuk melakukan puasa sunnah pada hari Senin.
Untuk menyatakan niat berpuasa sunnah pada hari Senin, Anda dapat mengucapkan: "Nawaitu shauma yaumil itsnaini lillâhi ta'âlâ" yang artinya "Saya niat berpuasa sunnah pada hari Senin karena Allah SWT."
Setelah menjalani puasa, saat berbuka puasa, Anda dapat berdoa dengan variasi seperti: "Allahuma laka sumt wa ala rizqika aftart" yang artinya "Ya Allah, aku berpuasa karena-Mu dan berbuka puasa atas rezeki-Mu."
Doa ini mengingatkan kita bahwa puasa adalah ibadah yang kita lakukan semata-mata untuk Allah. Selain aspek religius, puasa secara teratur memiliki manfaat kesehatan yang signifikan.
Puasa rutin dapat membantu melindungi tubuh dari risiko kanker, karena sel kanker cenderung mati ketika gula dalam tubuh berkurang.
Puasa juga memicu proses autophagy, yang membantu mengurai sel-sel yang rusak dalam tubuh. Hormon pertumbuhan dalam tubuh juga meningkat selama puasa, yang mempercepat penyembuhan dan perbaikan otot.
Selain itu, puasa juga merupakan cara yang efektif untuk menurunkan berat badan ketika dikombinasikan dengan olahraga dan pola makan sehat.
Dengan demikian, puasa Senin-Kamis tidak hanya memiliki makna religius, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan yang signifikan.
Mengikuti sunnah Rasulullah SAW dalam berpuasa pada hari-hari tersebut memberikan keberkahan dan kebaikan bagi kesehatan fisik dan spiritual kita.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Hasil BRI Super League: Kalahkan Dewa United, Persis Solo Jaga Asa untuk Bertahan
-
Buktikan Kualitas, Skuad Muda Kendal Tornado FC Borong Penghargaan di EPA Championship
-
Panik Anabul Sering Pilih-Pilih Pet Food? Ternyata Ini 5 Alasannya
-
Efek 'Semua Akan Baik-Baik Saja': Film Baim Wong Ini Sukses Bikin Penonton Minta Maaf ke Orangtua
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Niat Puasa Dzulhijjah 10 Hari Pertama 2026, Bacaan Arab dan Latin Lengkap
-
Rekam Jejak Kevin Gusnadi, Politisi yang Dekat dengan Ayu Ting Ting Bukan Orang Sembarangan
-
Kejutan di Cannes Film Festival 2026: John Travolta Menangis Raih Palme d'Or
-
7 Cara Efektif Meningkatkan Kecepatan WiFi di Rumah, Tanpa Biaya Mahal
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur