SUARA CIANJUR - Kasus kontroversial yang menyangkut Pondok Pesantren Al-Zaytun dan Panji Gumilang masih terus bergulir.
Pemberitaan yang tersebar pun mulai memperlihatkan kepalsuan atau hoax, salah satunya di media Youtube.
Sebuah video beredar dengan judul "16 SAKSI UTAMA AL ZAYTUN DIT4NGK4P, NY4WA PANJI G T£RANC4M DIB!N4SAK4N" di kanal Youtube Kabar News.
Video tersebut diunggah pada Rabu, 12 Juli 2023 dan sudah ditonton lebih dari 6 ribu penonton.
Namun, apakah isi dari video tersebut berisi berita benar? atau hoax?
Tim Suara Cianjur telah menelusuri dan menganalisis dari video tersebut, dan menemukan beberapa unsur yang cukup meyakinkan dikatakan berita hoax.
Pada judul memperlihatkan saksi utama telah ditangkap dan nyawa Panji Gumilan terancam dibinasakan.
Setelah menonton video tersebut hingga selesai, tidak ditemukan narasi yang menunjukan nyawa Panji Gumilang yang akan dibinasakan.
Baca Juga: Moises Caicedo Siap Tinggalkan Brighton Jika Ada Tawaran dari Chelsea
Selain itu, narasi terkait 16 saksi utama yang ditangkap itu tidak benar.
Karena, dalam video tersebut berisikan tentang saksi yang diperiksa dan Bareskrim Polri yang sudah melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti.
Barang bukti tersebut berupa screen shoot atau tangkapan layar, dll.
Kesimpulan
Kesimpulan yang Tim Suara Cianjur dapatkan adalah video yang berjudul "16 SAKSI UTAMA AL ZAYTUN DIT4NGK4P, NY4WA PANJI G T£RANC4M DIB!N4SAK4N" dikatakan berita Hoax. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar