SUARA CIANJUR – Persaingan sepak bola Asia Tenggara semakin memanas. Terbaru, pelatih Myanmar Feichtenbeiner mengatakan bahwa Indonesia akan menjadi kekuatan besar dan kembali menjadi Macan Asia.
“Setelah menjadi pelatih sepakbola di Malaysia, yakni tiga tahun melatih di Selangor, Indonesia adalah power house di Asia Tenggara,” ungkap pelatih asal Jerman tersebut, dikutip dari laman Instagram @galeri.sepakbola.indonesia, Minggu (16/7/2023).
Selain itu, mantan pelatih Jerman usia dini ini menyatakan bahwa pemain muda Indonesia memiliki kualitas yang bagus.
“Para pendukung dan pemain mudanya memiliki kualitas,” ucapnya.
Selanjutnya, Feichtenbeiner mengatakan bahwa untuk kembali menjadi Macan Asia, Indonesia harus melakukan perbaikan dari berbagai sektor salah satunya adala akademi yang bagus.
“Indonesia harus memiliki strukur pengurus dan akademi sepakbola yang bagus. Kalau semua itu dilakukan dengan baik, maka Indonesia bisa menjadi kekuatan di Asia,” lanjutnya.
Sementara itu, sebelumnya pelatih Vietnam yaitu Philippe Troussier anggap menyatakan bahwa Indonesia tidak masuk dalam peta persaingan menuju Piala Dunia 2026.
Pelatih asal Perancis tersebut malah menyebut bahwa saingan terkuatnya di Asia Tenggara adalah timnas Thailand.
Adapun timnas Indonesia dan Vietnam akan bertemu dalam perhelatan Piala Asia 2023. Keduanya tergabung dalam satu grup, bersama Jepang dan Irak. (*)
Baca Juga: Raih Imbang dengan Dewa United, Luis Milla Pisah dengan Persib Bandung, Marc Klok: Hati Saya Sakit!
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati