/
Kamis, 20 Juli 2023 | 08:30 WIB
Aktivis Yahudi di acara perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 Hijriah di Pondok Pesantren Al Zaytun. (tangkap layar)

SUARA CIANJUR - Pondok Pesantren Al Zaytun yang dipimpin oleh Panji Gumilang kembali menjadi sorotan dan memicu kontroversi setelah mengundang seorang aktivis Yahudi dalam acara perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 Hijriah.

 Video mengenai undangan tersebut diunggah oleh akun Instagram @fakta.indo pada hari Kamis (20/7/2023).

Dalam video tersebut, tampak seorang pemandu acara Ponpes Al Zaytun memanggil aktivis Yahudi bernama Monique Rijkers untuk naik ke atas panggung dan memberikan sambutan. 

“Selanjutnya sambutan dari wartawati senior, aktivis keberagaman khususnya Yahudi, Ibu Monique Rijkers,” kata pemandu acara, dikutip Suara Cianjur dari Instagram @fakta.indo, Kamis (20/7/2023).

Monique Rijkers kemudian naik ke panggung dan mengawali sambutannya dengan mengucap salam ‘Shalom’ untuk Ponpes Al Zaytun.

“Shalom untuk Al Zaytun, salam damai dari saya fakta Israel. Salam damai buat Syekh Panji Gumilang dan seluruh keluarga besar Al Zaytun,” buka Monique.

Ia juga mengenakan penutup kepala dan kaus putih bergambar Bintang Daud, yang merupakan lambang bendera Israel.

"Terima kasih sudah mengundang saya ke sini, membolehkan saya datang menggunakan baju Bintang Daud," kata Monique disambut tepuk tangan dari hadirin.

Hingga berita ini dimuat, belum ada penjelasan resmi dari pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang, terkait alasan mengundang aktivis Yahudi dalam acara perayaan Tahun Baru Islam yang diadakan oleh pondok pesantren tersebut. (*)

Baca Juga: Tes Kepribadian: Pilih Gambar Sunset Ungkap Sifat Kamu

Load More