SUARA CIANJUR – Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll terkenal sebagai pelatih yang selalu mengorbitkan pemain muda. Kepercayaan yang diberikan menjadi sarana bagi pemain muda bisa untuk gigi, buktikan kemampuannya.
Salah satu pemain muda menjadi andalan dari Thomas Doll untuk mengisi skuad Persija Jakarta adalah Resky Fandy. Menurut pelatih asal Jerman tersebut, Resky Fandi adalah pemain yang selalu berikan performa terbaik dilapangan.
“Setiap pemain menurut saya penting, tapi Resky selalu memberikan yang terbaik di lapangan. Setiap laga dia yang menentukan bagaimana performanya di lapangan,” ujar Thomas Doll, dikutip dari laman resmi Persija Jakarta, Kamis (20/7/2023).
Selain itu, Thomas Doll menilai bahwa Resky Fandi memiliki peran penting di lini tengah Persija Jakarta.
“Resky memberikan keseimbangan dan memenangkan banyak duel bola, sehingga pemain depan kami bisa bermain dengan bebas. Untuk sekarang dia adalah pemain yang harus masuk kesebelasan pertama,” lanjut Thomas Doll.
Meski demikian, dengan performa tersebut, sampai saat ini Resky Fandi masih belum mendapatkan panggilan timnas. Namun, Thomas Doll percaya bahwa kedepannya pemain muda tersebut akan mendapat panggilan.
“Ini masalah waktu saja, suatu saat saya yakin dia akan terpanggil ke Timnas,” pungkas Thomas Doll.
Resky Fandi adalah pemain kelahiran Makassar pada 6 September 1999, saat ini dirinya berusia 23 tahun. (*)
Baca Juga: SDG NTB Sosialisasikan Pentingnya Tangkal Hoaks di Media Sosial
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana