SUARA CIANJUR - Pemain Persis Solo, Arkhan Kaka Putranto, memberikan pandangannya mengenai persaingan dalam seleksi timnas Indonesia U-17 yang sedang berlangsung di bawah asuhan pelatih Bima Sakti.
Persaingan ini merupakan persiapan untuk mengikuti Piala Dunia U-17 yang akan berlangsung pada November mendatang.
"Ketat sih, karena ini bukan ajang AFF atau Piala Asia lagi, karena ini event Piala Dunia. Pasti semua pemain di seluruh Indonesia punya kesempatan yang sama untuk berada di timnas. Ya kita yang sudah berada di sini harus fokus, kerja keras, dan jangan sampai kalah bersaing," kata Arkhan, saat ditemui setelah menjalani latihan di Lapangan latihan A Gelora Bung Karno, Jakarta, dikutip Suara Cianjur, Kamis (20/7/2023).
Pelatih Bima Sakti saat ini sedang menyeleksi 32 pemain, termasuk mayoritas pemain dari dalam negeri dan beberapa pemain diaspora.
Meskipun ada saingan dari pemain luar negeri, Arkhan merasa tidak perlu gentar dengan kompetisi internal.
"Semua sama sih, kualitas sama, dari segi umur sama. Ya kita punya kesempatan dan kerja keras yang sama. Ini lebih bagus untuk persaingannya, lebih ketat dan lebih sama. Rata semua," kata Arkhan.
Arkhan juga mengungkapkan suasana kekeluargaan yang baik di timnas U-17. Tidak ada pembedaan antara pemain diaspora dan pemain kelahiran dalam negeri, semua berkomunikasi dan berinteraksi dengan baik.
"Komunikasi baik ya, kami berkomunikasi dan berinteraksi sama semua, tidak membeda-bedakan dengan (pemain) diaspora. Kalau di sini sudah satu keluarga," ungkapnya.
Sang pemain kelahiran Blitar, Jawa Timur, merasa senang dan bangga karena Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 oleh FIFA.
Baca Juga: BI: Sumsel Butuh Sumber Ekonomi Baru, Memperkuat Tata Niaga Hilirisasi Batu Bara
"Perasaan saya senang ya, karena itu diputuskan setelah saya latihan di Solo. Saya merasa senang dan bangga. Karena kemarin sempat kecewa akibat tidak jadi (diselenggarakan Piala Dunia U-20), ini jadi motivasi saya dan teman-teman untuk tampil di Piala Dunia," tuturnya.
Timnas U-17 masih akan menjalani tahapan seleksi lebih lanjut, pemusatan latihan di Bali pada Agustus, dan pemusatan latihan di Jerman sambil beruji tanding dengan beberapa klub pada September. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026