SUARA CIANJUR - Baru-baru ini, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menarik perhatian dengan melakukan kegiatan rekreasi bersama para pemain Timnas Indonesia U-17.
Hal tersebut terlihat dalam postingan video yang dibagikan oleh Erick Thohir di akun Instagramnya. Dalam caption yang menyertai video tersebut, Erick Thohir menuliskan bahwa sebagai anak rantau, para pemain Punggawa Garuda Muda pasti merasakan rindu kepada keluarga saat liburan.
Oleh karena itu, dia mengajak Timnas Indonesia U-17 untuk merayakan Tahun Baru Islam bersama di Festival Hijriah, dengan harapan rindu mereka sedikit terobati.
"Anak rantau pasti tau rasanya, jauh dari orang tua saat libur. Hari ini saya ajak Timnas U-17 merayakan Tahun Baru Islam bersama-sama di Festival Hijriah, agar rindu kepada keluarga sedikit terobati," tulis Erick Thohir.
Erick Thohir juga menyatakan bahwa tujuan dari acara rekreasi ini tidak hanya untuk menghibur para pemain, tetapi juga untuk mengatasi kejenuhan mereka dari latihan-latihan yang intens.
Selain itu, momen ini juga dimanfaatkan untuk membangun kebersamaan dan kekompakan tim. Erick Thohir ingin para pemain merasa seperti keluarga besar yang mendukung satu sama lain.
Postingan Erick Thohir tersebut tentunya juga memancing beragam komentar dari warganet, salah satunya ada yang menyoroti pemain keturunan Welber Jardim yang masih terlihat bergabung untuk melakukan pemusatan latihan (TC).
"Welber Jardim kok belum gabung TC pa @erickthohir?," ujar pemilik akun fais***.
"Pak boleh dipantau Welber Jardim," tambah akun lainnya di @yop***.
Meskipun acara tersebut berhasil menarik perhatian banyak orang, sayangnya, sebagian besar warganet tampak lebih fokus pada permasalahan lain dalam sepak bola Indonesia, khususnya terkait kinerja wasit dan pertandingan di Liga 1 yang tengah berlangsung.
Beberapa komentar dari warganet menyoroti pentingnya konsistensi dan keberanian dalam memberikan sanksi kepada klub yang suporternya rusuh.
Mereka juga menekankan perlunya penegakan hukum yang tegas terhadap wasit yang dinilai melakukan keputusan yang salah atau meragukan.
"Katanya Sepakbola Indonesia wajib punya mental Nyali, tapi bapak gak berani sanksi pengurangan poin nih, Ayolah pak, di belakang bapak punya orang-orang yang superpower, minimal yang kemarin rusuh diberi SANKSI PENGURANGAN POIN SEBESAR 15 POIN @erickthohir," tulis akun @han***.
Warganet berharap agar Erick Thohir dapat mengambil langkah tegas dan konsisten dalam menangani masalah di dunia sepak bola Indonesia.
Permintaan pengurangan poin bagi klub yang suporternya terlibat kerusuhan menjadi salah satu tuntutan agar klub lebih bertanggung jawab dalam mengendalikan kelompok pendukungnya.
Mereka juga berharap adanya sanksi bagi wasit yang terbukti bersalah dalam menjalankan tugasnya sehingga integritas dan kualitas pertandingan bisa tetap terjaga.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
4 Cara Menata Kamar Tidur Biar Hoki Sesuai Feng Shui, Lengkap dengan Rekomendasi Produk dari Azko
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Jaring Bibit Unggul di Sumatra, 15 Atlet Muda Genggam Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua