SUARA CIANJUR - Persatuan Seluruh Sepak Bola Indonesia (PSSI) telah mengeluarkan hasil sidang Komite Disiplin PSSI terkait pelanggaran yang terjadi saat pertandingan di Liga 1 berlangsung.
Dalam sidang tersebut, diputuskan ada tiga tim Liga 1 dan panita pelaksana pertandingan PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya yang mendapat hukuman dari PSSI akibat kegaduhan suporter pada saat pertandingan berlangsung.
Oleh karena itu, PSSI memberikan sanksi kepada tim tersebut agar hal serupa tidak terjadi di pertandingan selanjutnya.
Ketiga tim dan panitia pelaksana pertandingan yang mendapat hukuman merupakan hasil dari sidang Komite Disiplin PSSI yang digelar pada Kamis, 20 Juli 2023.
Melansir dari laman resmi PSSI.org, ketiga tim tersebut adalah Persebaya, Persik Kediri, dan Arema FC.
Jenis pelanggaran yang dilakukan oleh panitia pelaksana pertandingan PSIS adalah mereka gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persebaya sebagai tamu di stadion.
Akibat hal tersebut, panitia pelaksana mendapat hukuman dari PSSI berupa sanksi denda yang harus dibayarkan sebesar Rp25 juta.
Sedangkan untuk Persebaya, jenis pelanggaran yang mereka buat adalah karena suporter Green Force itu hadir di pertandingan melawan PSIS Semarang.
Sehingga klub harus membayar denda senilai Rp25.000.000 kepada PSSI.
Baca Juga: Komite PSSI Terbentuk, Erick Thohir Ungkap Alasan Tak Ada Nama Waketum Zainudin Amali
Lalu hukuman yang menimpa Persik Kediri disebabkan karena terjadi penganiayaan dan perkelahian antar suporter di tribun timur ketika berhadapan dengan Arema FC pada 15 Juli 2023.
Hukuman yang diberikan PSSI yaitu penutupan sebagian stadion sebanyak satu pertandingan ketika menjadi tuan rumah, sejak keputusan diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat.
Persik Kediri juga harus membayar denda kepada PSSI sebesar Rp25.000.000.
Terakhir ada Arema FC yang juga mendapat sanksi berupa denda senilai Rp25.000.000 karena suporter Arema yang hadir dalam pertandingan melawan Persik Kediri.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan
-
Fallout Season 3 Bakal Tambah Bintang Anyar, Game Baru Tim Cain Sedang Dipersiapkan
-
Review My Royal Nemesis: Drama Romcom dengan Chemistry yang Sulit Dilupakan
-
Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen
-
Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram
-
Sambil Berseru Allahuakbar, Roy Suryo Tinggalkan RS Polri Menuju Polda Metro Jaya
-
Lewati Messi, Lamine Yamal Cetak Rekor Menakjubkan di Piala Dunia 2026
-
Rilis Teaser Perdana, Takeru Sato Pimpin Produksi Jujutsu Kaisen Season 4
-
Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir
-
Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'