SUARA CIANJUR - Liga 1 Indonesia memang sering mendapat kritik terkait jadwal yang berantakan dan seringkali mengalami penundaan tanpa alasan yang jelas.
Hal ini membuat banyak tim dan pemain kesulitan untuk menjaga performa dan konsistensi selama kompetisi berlangsung.
Pemain belakang Persib Bandung, Nick Kuipers, menyampaikan kritik tajam terhadap jadwal BRI Liga 1 Indonesia dan membandingkannya dengan kompetisi Liga Belanda yang menurutnya jauh lebih profesional.
Pernyataan kontroversial ini diungkapkan oleh pemain asal Belanda tersebut dalam wawancara eksklusif dengan media Belanda, Elfvoetbal, setelah membantu timnya meraih kemenangan melawan Persik Kediri dengan skor 2-1 pada Jumat, 28 Juli 2023.
Dalam wawancara tersebut, Nick Kuipers dengan jujur mengungkapkan perbedaan mencolok antara Liga 1 Indonesia dan Liga Belanda.
Salah satu perbedaan signifikan yang disorotnya adalah terkait organisasi dan perencanaan kompetisi.
Menurutnya, Liga Belanda sangat terorganisir dan jadwal kompetisi per musim diatur dengan sangat baik dan selalu dijalankan sesuai rencana.
Tak hanya mengkritik, Nick juga menyatakan rasa cintanya terhadap Indonesia dan klub Persib Bandung. Ia merasa senang bisa bermain di kompetisi ini dan berharap dapat membantu memajukan sepak bola Tanah Air. (*)
Baca Juga: Miliki Wajah Tampan, Ini Pekerjaan Alan Calon Suami Lucinta Luna
Berita Terkait
-
Fakta Menarik Kiper Masa Depan Persib Bandung Putra Sheva, Ternyata Pernah Jadi Striker
-
Koreo Keren Ditampilkan Jakmania Di Pertandingan Melawan Persebaya hingga Mampu Boyong Kemenangan, Persija: The Power of Jakmania
-
Persija Jakarta Boyong 3 Poin Di Laga Sarat Gengsi vs Persebaya, Thomas Doll Soroti Hal ini
-
Persib Bandung Raih Kemenangan Perdana, Nick Kuipers: Kami Seperti Maung!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga