SUARA CIANJUR – Sebuah pertunjukan langka dan megah akan meramaikan Negara Indonesia pada malam hari. Para pecinta astronomi, dan semua orang yang tertarik dengan keindahan alam semesta, akan mendapatkan hadiah istimewa malam ini.
Hujan meteor yang mengesankan akan mencapai puncaknya pada pukul 11 malam, memberikan tontonan yang tidak terlupakan bagi mereka yang mengangkat pandangan ke langit.
Perspektif luar biasa ini akan dapat dinikmati dengan mata telanjang, memberikan pandangan tak terlupakan dari keindahan alam semesta.
Fenomena Langit Ajaib
Hujan meteor, juga dikenal sebagai hujan bintang jatuh, akan menghiasi langit Indonesia malam ini. Fenomena ini terjadi ketika partikel debu dan batuan dari luar angkasa memasuki atmosfer bumi dan terbakar saat melintasi atmosfer, hingga menciptakan cahaya yang indah.
Fenomena ini bisa dinikmati dengan mata telanjang, menjadikannya tontonan yang sempurna untuk orang-orang dari segala usia.
Puncak pada Jam 11 Malam
Momen puncak hujan meteor akan terjadi pada pukul 11 malam hingga pukul 2 dini hari. Pada saat ini, langit akan menyuguhkan pemandangan yang menakjubkan, saat ratusan meteor melintas dengan indahnya. Ini adalah kesempatan langka untuk melihat keindahan alam semesta dan merasakan koneksi dengan dunia di luar sana.
Pemandangan di Langit Timur
Baca Juga: Shin Tae-yong Panggil Kiper Liga 2 ke Timnas Indonesia U-23, Ernando Ari Dipulangkan?
Para pengamat langit disarankan untuk mengarahkan pandangan mereka ke langit timur, dengan patokan dari matahari terbit. Inilah tempat yang akan memberikan pandangan terbaik untuk melihat hujan meteor ini.
Jupiter planet raksasa, akan turut menyemarakkan langit dengan cahayanya. Bulan sabit yang sangat tipis juga akan menjadi bagian dari pemandangan langit yang memukau.
Tantangan untuk Mengamati dengan Jelas
Namun, ada tantangan yang harus dihadapi oleh para pengamat langit. Agar bisa melihat meteor dengan jelas, dianjurkan untuk berada di daerah yang memiliki tingkat polusi udara dan cahaya rendah.
Daerah pedesaan atau pinggiran kota yang jauh dari cahaya lampu jalan dan bangunan tinggi akan menjadi tempat ideal untuk mengamati fenomena ini dengan jelas. (*)
(*/Haekal)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Daftar Lengkap Progres Lahan Koperasi Merah Putih se-Banten: Kabupaten Serang Terbanyak