SUARA CIANJUR - Belakangan ini ramai di media sosial sosok seorang tiktokers bernama Farel Aditya. Sebelumnya, ia juga terkenal sebab ceritanya ditinggalkan kedua orang tua sejak kecil menarik banyak perhatian publik.
Kali ini, berbeda cerita. Tiktokers muda itu banyak menjadi gunjingan publik akibat sikap dirinya yang dianggap tak tahu diri.
Seperti yang sudah diketahui bahwa Farel menjadi adik angkat Dr. Richard Lee setelah salah satu video tiktoknya ramai.
Setelah diangkat, selayaknya seorang kakak, Dr. Richard turut membantu segala keperluan Farel sampai biaya pendidikan yang tak terhitung besar nominalnya.
Namun, seperti tidak tahu diuntung, Farel justru meminta berhenti sekolah setelah 3-4 hari menjalani kegiatan belajar mengajar.
Sontak hal ini membuat dokter kecantikan itu sangat amat kecewa hingga memutus tali persaudaraannya dengan Farel.
"Farel bukan lagi adik angkat saya dan bukan siapa-siapa saya, dan tidak ada hubungan apapun lagi dengan saya atau juga semua perusahaan saya," ucapnya tegas pada kanal youtube pribadinya, dikutip Suara Cianjur, Senin (14/08/2023).
Sebelumnya, Dr. Richard juga sempat melarang Farel untuk berhenti sekolah, apalagi mimpinya menjadi seorang dokter kala itu sangat terlihat besar.
Namun siapa sangka, tekadnya sudah bulat untuk berhenti sekolah hingga membuat Dr. Richard kecewa. Pasalnya, dana yang dihabiskan untuk Farel tidaklah kecil mencapai 40 juta rupiah.
Baca Juga: Guntur Romli Tuding Ada Skenario Keroyok Ganjar, Koalisi Gemuk Jadi Senjata?
Dr. Richard mengaku bahwa meminta Farel mengembalikan uangnya hanyalah sebagai ancaman agar anak tersebut tidak berhenti sekolah.
"Aku tahu dia nggak punya duit, dan tidak mungkin Farel bisa mengganti uang tersebut. Maksud tujuanku adalah, yaudah belajar aja disitu," jelasnya.
Meskipun sangat kecewa dan terkejut, namun Dr. Richard juga mengaku bahwa ia tidak mempermasalahkan nominal yang sudah ia keluarkan. Hanya saja ia perlu lebih berhati-hati saat ingin menolong orang. (*)
(*/Haekal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel