/
Minggu, 20 Agustus 2023 | 14:00 WIB
Bima Sakti, pelatih Timnas Indonesia U-17, sudah memberikan evaluasi terhadap kemampuan pemain diaspora yang sedang mengikuti pemusatan latihan (TC) sebagai persiapan menuju Piala Dunia U-17. (pssi.org)

SUARA CIANJUR - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti, telah memberikan penilaian mengenai kualitas para pemain diaspora yang saat ini berpartisipasi dalam pemusatan latihan (TC) menjelang Piala Dunia U-17 2023.

Dalam pernyataannya, Bima Sakti menjelaskan bahwa saat ini ada empat pemain diaspora yang terlibat dalam TC Timnas Indonesia U-17.

Mereka adalah Welberlieskott De Halim Jardim (Brasil), Igor Arungbumi Sanders (Belanda), Althaf Fawwaz Khan (Amerika Serikat), dan Aaron Liam Suitela (Australia).

Namun, pelatih tersebut juga mengungkapkan bahwa ada beberapa pemain diaspora yang memiliki kualitas yang sama atau bahkan lebih rendah dari pemain lokal.

Sejak awal, Bima Sakti telah memutuskan bahwa jika kualitas pemain diaspora sama dengan pemain lokal, maka pilihannya akan jatuh pada pemain lokal.

 "Namun, ada beberapa pemain yang kualitasnya sama, bahkan di bawah pemain lokal kita. Dari awal saya sudah mengatakan kalau kualitasnya sama, saya akan memilih pemain kami." ungkapnya.

Bima Sakti lebih lanjut mengungkapkan bahwa jika pemain diaspora memiliki kualitas yang jauh di atas pemain lokal dan memberikan kontribusi besar bagi tim, maka dia akan memberikan kesempatan kepada mereka.

Namun, jika kualitas pemain diaspora berada di bawah standar, maka lebih baik memilih pemain yang sudah mendapatkan pendidikan sepak bola di SSB (Sekolah Sepak Bola) dan akademi di Indonesia.

"Namun, kalau kualitasnya jauh di atas pemain lokal dan kontribusinya besar buat tim, kami akan beri kesempatan. Tapi kalau kualitasnya di bawah ya buat apa? Mending kami pilih pemain yang sudah dididik di SSB dan akademi di Indonesia." pungkasnya. (*)

Baca Juga: Timnas Indonesia Berharap Menang Besar Melawan Timor Leste dalam Piala AFF U-23

Load More