SUARA CIANJUR – Pengamat sepak bola sekaligus koordinator Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali merasa geram dan memberikan kritik terhadap pihak yang anggap remeh Piala AFF U23.
“Kalah dari Malaysia membuat Indonesia otomatis gagal ke semifinal. Anehnya kita masih sok-sokan menganggap Piala AFF gak penting,” ujar Akmal Marhali, dikutip dari laman instagram pribadinya, Sabtu (19/8/2023).
Sosok yang vocal ini juga menilai bahwa cara berpikir pihak yang anggap remeh tidak berpikir sistemik.
“Sementara kita berpikir melompat, menanggap tak penting. Bagaimana mau naik tangga tertinggi kalau tangga terbawah saja gak dilewati. Yuk, berpikir sistemik,” lanjut Akmal Marhali.
Sebelumnya, ajang Piala AFF U23 ini sempak menjadi polemik bagi publik Indonesia. Beberapa klub sulit untuk melepas pemain bela timnas Indonesia dengan berbagai alasan, seperti urusan pembinaan, hingga tidak meanggap penting karena bukan agenda resmi.
Sementara itu, timnas Indonesia harus rela menelan kekalahan di laga perdana Piala AFF U23 oleh Malaysia dengan skor 1-2.
Sempat unggul melalui gol yang dicetak oleh Ramadhan Sananta, skuad asuhan Shin Tae Yong harus rela terkena comeback melalui dua gol yang dicetak oleh Fergus Tierney.
Selanjutnya, Indonesia akan berlaga lawan Timor Leste. Laga ini penting untuk dimenangkan, dan berharap Malaysia akan kalah jika ingin tetap lolos ke babak selanjutnya. (*)
Baca Juga: Sinopsis No More Bets, Film Terlaris di Cina yang Meraih Keuntungan Triliunan Rupiah
Berita Terkait
-
3 Pemain yang Wajib Dicadangkan Shin Tae-yong di Laga Timnas Indonesia vs Timor Leste, Salah Satunya Milik Persib
-
Senasib dengan Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23, Klub Rafael Struick Kandas di Liga Belanda
-
Kalah dari Malaysia, Ini Syarat Timnas Indonesia U-23 Bisa Lolos ke Babak Semifinal Piala AFF U-23 2023
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran
-
Sebelum Diduga Habisi Nyawa Cucu Mpok Nori, eks Suami Ancam Bunuh Diri Pakai Pisau Gegara Ogah Pisah
-
Usai Beli Saham Capcom, Arab Saudi Bakal Caplok Moonton Rp102 Triliun
-
Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?
-
Novel When My Name Was Keoko, Perjuangan Identitas di Bawah Penjajahan Jepang
-
HP Panas Padahal Gak Main Game? Waspada, Mungkin Ada "Tamu Tak Diundang" Lagi Ngintip