SUARA CIANJUR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus pencucian uang yang melibatkan Gubernur Provinsi Papua Nonaktif, Lukas Enembe (LE).
KPK menduga bahwa Lukas Enembe telah membeli sebuah jet pribadi menggunakan uang hasil korupsi.
Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, dalam keterangannya pada Rabu (23/8/2023), mengungkapkan bahwa saksi-saksi telah dihadirkan dan diperiksa untuk mendalami pengetahuan mereka terkait dugaan pembelian jet pribadi oleh Lukas Enembe.
Namun, Ali tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai jenis dan harga jet yang diduga dibeli oleh Lukas.
Ali juga menjelaskan bahwa KPK masih enggan merinci informasi mengenai tempat pembelian jet pribadi tersebut.
“Saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain dugaan pembelian jet pribadi oleh Tersangka LE,” jelas Ali dikutip Rabu (23/8/2023).
Penggunaan dana hasil korupsi untuk membeli aset pribadi seperti jet pribadi menjadi perhatian serius dalam upaya memberantas praktik korupsi di berbagai tingkatan pemerintahan. (*)
Berita Terkait
-
Mengungkap Uang Rp27 Miliar Diduga Milik Menpora Dito pada Kasus Korupsi BTS 4G Kominfo
-
Anggota DPR Fraksi PDIP Ditahan atas Dugaan Korupsi Tambang
-
Ayahnya Diperiksa sebagai Saksi Korupsi Emas, Menpora Dito Ariotedjo: Semua Dirut Periode 2010-2022 Diperiksa
-
Kemensos Siap Bantu KPK Terkait Dugaan Korupsi Bansos Beras
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF