SUARA CIANJUR - Bek andalan Persib Bandung, Nick Kuipers membeberkan alasan kenapa pelatih asal Spanyol, Luis Milla bisa gagal melatih Persib Bandung. Menurutnya, Luis Milla ingin melakukan yang terlalu sulit untuk para pemain.
“Saya punya perasaan ketika pelatih yang sebelumnya (Luis Milla) tiba, ia ingin melakukan perubahan yang terlalu sulit,” ujar Nick Kuipers, dikutip dari laman Instagram @sagala_persib, Sabtu (23/9/2023).
Selain itu, Nick Kuipers juga mencoba membandingkan dengan gaya kepelatihan pelatih Persib Bandung saat ini, Bojan Hodak. Menurutnya, saat ini pelatih asal Kroasia tersebut telah memberikan perubahan besar, khususnya perihal formasi.
“Bagi saya, perubahan besarnya dari formasi. Karena menurut saya pemain jadi lebih percaya diri dengan formasi ini,” ungkap Nick Kuipers.
Meski demikian, hal ini menjadi perdebatan bagi para Bobotoh Persib Bandung. Ada yang menilai bahwa Persib Bandung di era Luis Milla permainannya lebih menarik.
“Tapi untuk yang sekarang, saya rasa sebagai penonton walaupun skor akhir menang, tapi secara permainan kurang bisa dinikmati, kurang enak dilihat,” komen salah satu Bobotoh.
“intina liga indonesia mah "susah" diajak ke taktik modern. jadi nya kebingungan pasti,” komen Bobotoh yang lainnya.
Sementara itu, saat ini bersama Bojan Hodak, Persib Bandung sedang dalam tren yang baik, dengan berhasil meraih tiga kali kemenangan dan dua kali seri dalam lima pertandingan. (*)
Baca Juga: Kaesang Jadi Kader PSI, PDIP Klaim Hubungan Jokowi-Megawati Baik-baik Saja
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?