SUARA CIANJUR – Bek tangguh Persib Bandung, Nick Kuipers mengungkapkan perbedaan saat Persib Bandung dilatih Bojan Hodak dengan Luis Milla. Menurutnya, Bojan Hodak membawa perubahan besar soal formasi yang membuat pemain nyaman menggunakannya.
“Bagi saya, perubahan besarnya dari formasi. Karena menurut saya pemain jadi lebih percaya diri dengan formasi ini,” ungkap Nick Kuipers, dikutip dari laman Instagram @sagala_persib, Sabtu (23/9/2023).
Selanjutnya, pemain asal Belanda tersebut menuturkan bahwa seluruh pemain kembali ke dasar saat Bojan Hodak mulai latih Persib Bandung.
“Ketika pelatih (Bojan Hodak) datang, kami kembali ke dasar,” sambung Nick Kuipers.
Hal ini sontak langsung mendapat reaksi beragam dari para Bobotoh Persib.
“11-12 dengan pernyataan Marc Klok kemarin dari sisi substansi. Udah kita bahas juga diyt waktu itu berkali2,” komen salah satu netizen.
“Tapi untuk yang sekarang, saya rasa sebagai penonton walaupun skor akhir menang, tapi secara permainan kurang bisa dinikmati, kurang enak dilihat,” komen yang launnya.
Sementara itu, di bawah tangan dingin Bojan Hodak, Persib Bandung kini sudah kembali ke jalur kemenangan. Dalam lima pertandingan terakhir, Nick Kuipers dkk tidak pernah terkalahkan dan mengantongi tiga kali kemenangan dan satu kali imbang.
Alhasil, kini posisi Persib Bandung di papan klasemen sudah mulai membaik dengan menempati posisi ke-8 klasemen BRI Liga 1 2023/2024. (*)
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Persik Kediri Menangi Drama Lima Gol atas Persikabo 1973
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
IHSG Dibayangi Tekanan: Asing Buang Saham Big Caps di Momen 'MSCI Review'
-
Bukan Minta Maaf, Juri LCC MPR RI Malah Diduga Unggah Status Menantang Publik
-
Profil Saifullah Yusuf, Mensos yang Tegas Coret 11 Ribu Penerima Bansos karena Main Judol
-
Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya
-
5 HP Kamera Jernih di Bawah Rp2 Juta, Hasil Foto Fokus dan Memori Besar
-
Rupiah Melemah Terus: Petaka Bagi WNI, Karpet Merah untuk WNA
-
BINA Terus Perkuat Ekosistem Salim Group
-
11 Investasi Prancis Tersandung Regulasi, Purbaya Sat Set Luncurkan Satgas
-
KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Leasing Berbondong-bondong Atur Ulang Tata Kelola Penagihan
-
Prajogo Pangestu Merana, Saham Andalannya BREN-TPIA Didepak dari Indeks MSCI