SUARA CIANJUR – Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll angkat bicara soal para pemainnya yang mudah terkena provokasi oleh lawan. Menurutnya, hal ini karena Andritany Ardhyasa tidak memiliki karakter yang bagus.
“Tetapi jika para pemain kami memiliki karakteristik yang bagus dan mampu mengontrol jalannya pertandingan, pasti keributan dan ganjaran kartu kuning dari wasit tidak akan terjadi,” ujar Thomas Doll, dikutip dari web resmi Persija Jakarta, Minggu (1/10/2023).
Hal ini dia ungkapkan setelah timnya bertanding lawan Persis Solo. Laga tersebut berlangsung panas, sehingga wasit mengeluarkan 12 kartu kuning plus satu kartu merah untuk Persis Solo.
Menurut pelatih asal Jerman tersebut, para pemain harusnya bijak dalam melihat provokasi pemain Persis Solo karena ingin merusak ritme permainannya.
“Menurut saya wajar saja para pemain Persis melakukan provokasi kepada pemain saya karena mereka ingin menghancurkan ritme permainan kami,” jelas Thomas Doll.
Dalam laga tersebut, Persija Jakart harus rela meraih hasil imbang 2-2. Dua gol Persija Jakarta dicetak oleh Oliver Bias dan Aji Kusuma. Sedangkan dua gol Persis Solo dicetak oleh Sutanto Tan dan Althaf Indie.
Atas hasil ini, Persija Jakarta masih terpaku di papan tengah klasemen, tepatnya di peringkat 9 dengan raihan 19 poin. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Solar Mahal! Ini 5 Mobil Bekas 7 Penumpang yang Irit, Cocok untuk Gantikan Innova Diesel
-
Purbaya Tegaskan Tak Ada Lagi Tax Amnesty, Kecuali Perintah Presiden
-
Sisi Lain Perlintasan Liar: Ladang Ekonomi Warga Bantaran, Ada yang Raup Rp500 Ribu Sehari
-
Kiper Kelahiran Hoorn: Tanpa Staf Pelatih Belanda, Saya Mungkin Tak ke Indonesia
-
Imigrasi Sumut Perkuat Koordinasi Instansi Pengawasan Orang Asing
-
Rupiah Jadi Biang Kerok IHSG Terperosok Jatuh ke Level 6.800 di Sesi I
-
Kapan Hari Raya Idul Adha 2026 Versi Pemerintah Indonesia? Ini Penjelasan Kemenag
-
Pencuri di Pekanbaru Bobol Toko iPhone untuk Beli iPhone 17
-
4 Sheet Mask Mengandung Soybean untuk Atasi Kulit Kering dan Kusam
-
'Gue Enggak Sanggup!' Jeritan Hati Ammar Zoni usai Dipindah ke Nusakambangan