Deli - Nilai ekspor melalui pelabuhan muat di wilayah Sumatera Utara pada April 2022 mengalami kenaikan dibandingkan sebulan sebelumnya. Begitu juga jika dibandingkan pada April 2021. Barang yang mengalami kenaikan ekspor itu adalah aluminium dengan negara tujuan ke Tiongkok, Amerika Serikat dan Belanda.
Ketua Tim Teknis Fungsi Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik Sumatera Utara (BPS Sumut), Dinar Butar-Butar dalam keterangan tertulisnya mengatakan, nilai ekspor pada April 2022 dibandingkan sebulan sebelumnya naik 2 peren, yakni dari US$ 1,26 miliar menjadi US$1,29 miliar.
"Bila dibandingkan dengan April 2021, ekspor Sumatera Utara mengalami kenaikan sebesar 28,69 persen," katanya, Jumat (3/6/2022).
Kenaikan nilai ekspor aluminium Sumatera Utara adalah yang terbesar yakni US$40,25 juta (276,98%). Dikatakannya, negara tujuan ekspor itu yakni Tiongkok pada April 2022 merupakan yang terbesar yaitu US$203,80 juta.
Kemudian ke Amerika Serikat sebesar US$138,58 juta dan Belanda sebesar US$97,91 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 34,10 persen. "Negara utama tujuan ekspor pada April 2022 terbesar ke kawasan Asia (di luar ASEAN) dengan nilai US$438,59 juta (33,97%)," katanya.
Sektor pertanian pada April 2022, kata Dinar, mengalami penurunan US$6,15 juta (-10,19%) dibandingkan Maret 2022. Sedangkan sektor industri naik sebesar US$31,54 juta (2,62%), sektor pertambangan dan penggalian turun US$52,00 ribu (-90,57%).
Kontribusi nilai ekspor sektor industri terhadap total nilai ekspor April, sebesar 95,80 persen, sektor pertanian sebesar 4,20 persen, dan sektor pertambangan dan penggalian, sektor minyak dan gas, serta sektor lainnya sebesar 0,00 persen.
Selain aluminium, barang ekspor dari Sumatera Utara berupa produk kimia naik sebesar US$28,19 juta (15,78%). Untuk lemak dan minyak hewan/nabati, sebesar US$65,47 juta (-11,11%) diikuti golongan karet dan barang dari karet turun sebesar US$18,70 juta (-13,58%)
Ekspor pada Januari – April 2022 bila dibandingkan Januari – April 2021, golongan barang yang mengalami kenaikan terbesar adalah lemak dan minyak hewan/nabati naik sebesar US$276,63 juta (18,04%) diikuti berbagai produk kimia naik sebesar US$263,28 juta (67,84%).
Sedangkan golongan barang yang mengalami penurunan adalah golongan karet dan barang dari karet turun sebesar US$99,46 juta (-17,23%). Selama Januari – April 2022, ekspor dari 10 golongan barang (HS 2 digit) mampu memberikan kontribusi sebesar 90,53 persen terhadap total ekspor.
Dikatakannya, selama April 2022 negara Tiongkok, Amerika Serikat dan Belanda merupakan pangsa ekspor terbesar Sumatera Utara, masing-masing sebesar US$203,80 juta, US$138,58 juta dan US$97,91 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 34,10 persen.
Sekitar 33,97 persen barang ekspor dari Sumatera Utara dipasarkan ke kawasan Asia di luar ASEAN. Untuk kawasan Asia di luar ASEAN, India, Jepang dan Pakistan juga merupakan pangsa ekspor masing-masing sebesar US$57,98 juta, US$67,46 juta dan US$6,68 juta.
Berita Terkait
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Erick Thohir Tegaskan Kesiapan Sumut Jadi Tuan Rumah AFF U-19 2026
-
Lawan Overcapacity, Strategi Transformasi SIG Mulai Berbuah Manis
-
Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Cerita Orang AS Rela Keluar Duit Buat Nonton Bola Jelang Piala Dunia 2026
-
Terpopuler: Tips Menyebrang Rel Kereta Api Pakai Mobil Hybrid, Daftar SPBU Tidak Jual Pertalite
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bareng Jepang dan Juara Bertahan
-
Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo