Deli - Pemko Medan bakal menerapkan rekayasa lalu lintas di beberapa ruas di sekitar kawasan Lapangan Merdeka pada 1 hingga 3 Juli 2022.
Rekayasa dilakukan karena di lokasi itu menjadi tempat digelarnya beberapa kegiatan. Hal ini berdampak adanya pengalihan arus lalu lintas, termasuk di sekitar Stasiun Medan.
Sehingga berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas kendaraan. Guna mengantisipasi hal itu, PT KAI Divre I Sumut menghimbau para calon penumpang untuk mengatur waktu keberangkatan.
"Meski berpotensi terjadi kemacetan di beberapa ruas jalan sekitar Stasiun Medan, namun operasional kereta api tetap berjalan normal," kata Mahendro Trang Bawono, Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Jumat (1/7/2022).
"Untuk itu, kami mengimbau kepada seluruh calon penumpang kereta api agar mengatur waktu perjalanannya menuju stasiun. Hal ini guna menghindari calon penumpang ketinggalan kereta," sambungnya.
Sebagai informasi, ada 16 keberangkatan KA dari Stasiun Medan, dengan rata-rata 3.165 pelanggan yang berangkat dari Stasiun Medan setiap harinya.
Pihaknya mengingatkan kepada para pelanggan bahwa masker tetap wajib digunakan selama berada di stasiun dan perjalanan kereta api.
Meski ada pelonggaran penggunaan masker di ruangan terbuka, pemerintah tetap mewajibkan penggunaan masker dengan sempurna di layanan transportasi publik.
Baca Juga: Cuma Ini Situs dan Aplikasi MyPertamina Resmi, Waspada Mulai Muncul yang Ilegal
Berita Terkait
-
3 Pemotor Nyaris Tersambar Kereta Api Gegara Terobos Perlintasan
-
Nekat! 3 Pemotor Main Terobos Rel Sampai Berujung 'Dikejar' Kereta Api, Banjir Sindiran: Sedikit Lagi Kena...
-
Tidak Patut Ditiru Tiga Pengendara Sepeda Motor Nyaris Tertabrak Kereta Api
-
Greget, Detik-detik 3 Pengendara Motor Nekad Terobos Palang Pintu Kereta Api, Warganet Buat Hashtag #MenujuAkhirat
-
Kades Winduraja Ungkapkan Kondisi Warganya yang Jadi Korban Tertabrak Kereta Api di Cianjur
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ogah Dipanggil Kakek oleh Cucunya, Ahmad Dhani Kenalkan Sebutan Jiddi
-
Markas Judol Internasional di Jakarta Digerebek, 320 WNA Diamankan
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini