/
Rabu, 03 Agustus 2022 | 18:29 WIB
download (1)

Deli.Suara.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan hingga saat ini belum memastikan apakah seorang pasien berstatus suspek di Provinsi Jawa Tengah terjangkit virus cacar monyet atau Monkeypox

“Untuk pemeriksaan lebih lanjut dan memastikan cacar monyet atau bukan, akan dilakukan pemeriksaan laboratorium PCR untuk memastikannya,” ucap Juru Bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril, Rabu (3/8/2022). 

Syahril yang juga menjabat sebagai Dirut RSPI Sulianti Saroso Jakarta mengatakan, pasien tersebut diketahui adalah seorang laki-laki berusia 55 tahun yang tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri.

Pasien suspek tersebut saat ini sedang menjalani perawatan di ruang isolasi salah satu rumah sakit swasta di Jawa Tengah untuk menjalani proses penyembuhan.

“Bisa saja hanya cacar biasa atau penyakit lain, bukan Monkeypox,” ujarnya.

Menurutnya, Kemenkes hingga kini masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan jenis penyakit yang dialami pasien bersangkutan.

“Sampai sekarang sedang kami cek ke Dinas Kesehatan Jawa Tengah oleh petugas Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes,” tutur Mohammad Syahril.

Sebelumnya, seorang pasien yang memiliki gejala cacar monyet sempat muncul di Jawa Tengah. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo usai menerima Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Pushidronal) Laksamana Madya Nurhidayat di Kantornya. 

“Kita masih pantau terus sampai hari ini. Kemarin ada yang bercirikan seperti itu tapi masih didalami,” terang Ganjar.

Baca Juga: Akan Konser di Indonesia, Ini Riders Band MLTR yang Ga Bikin Ribet

Menurutnya, pasien suspek cacar monyet tersebut masih dalam pantauan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Ganjar menegaskan, pasien tersebut statusnya bergejala namun belum dapat dipastikan positif cacar monyet.

Sementara itu, dikonfirmasi secara terpisah, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu belum memberikan komentar lebih jauh terkait hasil investigasi lanjutan.

Sumber: Suara.com 

Load More