Deli.Suara.com - Seorang pria renta berinisial D alias Atok (71) ketahuan mencabuli seorang anak kecil berusia 4 tahun di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).
Orangtua korban yang tidak terima dengan perbuatan mesum ini lalu membuat laporan ke Polrestabes Medan. Polisi lalu menindaklanjutinya dengan menangkap pelaku. Sabtu (6/8/2022).
Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Medan AKP Madianta Ginting menyampaikan kejadian ini bermula ketika anak korban sedang bermain di depan rumah anak tersangka.
"Pada saat itu tersangka sedang berkunjung ke rumah anaknya," ujarnya.
Saat itu, muncul hasrat mesum pelaku cabul ini terhadap korban yang masih kecil.
"Tersangka mengatakan kepada si anak, ayo ikut Atok kebelakang nanti Atok kasih uang Rp 5 ribu," ujarnya.
Kanit menyampaikan sang anak yang masih polos tidak mengetahui niat jahat tersangka. Korban pun mengikutinya.
“Kemudian disitu ada becak kemudian di atas becak anak korban dicabuli oleh tersangka,” terangnya.
Usai puas menyalurkan perbuatan bejatnya, tersangka lalu menyuruh korban pulang dan memberikan uang Rp 2 ribu.
Baca Juga: Jan Ethes Masuk SD Dengan Pengawalan Petugas, Riuh Komentar Warganet
Tak disangka, aksi pelaku mencabuli anak tersebut ketahuan oleh orang tua korban yang diberitahu oleh teman-temannya.
“Teman-temannya melihat korban dibawa tersangka, lalu teman-temannya mengadu ke ibu korban,” ungkap Madianta.
Lalu, sang ibu pun sempat menanyakan kepada anaknya apa yang terjadi, lalu korban pun mengaku bahwa dirinya telah dicabuli oleh pelaku.
Bak disambar petir di siang bolong, ibu korban yang terkejut dengan pengakuan anakny langsung melapor ke Polrestabes Medan. Tak lama kemudian, pelaku cabul ditangkap di seputaran Deli Serdang.
"Terhadap pelaku sudah kita tahan. Ia dijerat dengan UU Perlindungan anak Pasal 82 dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun,” jelasnya.
Kanit PPA mengimbau agar para orangtua lebih memperhatikan anak-anaknya untuk mengantisipasi aksi kejahatan seksual terhadap anak.
"Imbauan kita kepada orangtua agar betul-betul menjaga anak-anak kita hati-hati karena pelaku kejahatan pada anak pada umumnya adalah orang - orang terdekat dari si anak atau orang yang berada di sekitar rumahnya," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Berani! Emak-emak ini Interogasi dan Bawa Pedagang Nasi Padang Cabul ke Polisi
-
Tepergok Buntuti Korban di Mal, Pria Cabul yang Rekam Celana Dalam Cewek di Central Park Ditangkap Satpam
-
Korban Dukun Cabul Ngawi Bertambah Lima Orang
-
Viral, Driver Cabul Elus-elus Kaki Perempuan Cantik, Netizen Geram: Menangis Tidak Ada Gunanya
-
Fakta-fakta Dukun Cabul Ngawi Joko Isnanto, Korban 35 Orang Digagahi di Kamar Mandi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya