/
Kamis, 18 Agustus 2022 | 18:32 WIB
Prabowo Subianto, Ketua Umum Gerindra dan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar. (Foto: Istimewa)

Deli.Suara.com Koalisi PKB dan Gerindra belum memutuskan siapa calon presiden yang akan mereka usung. Ditegaskan, Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, keputusan mengusung capres dan cawapres, ada di tangan Muhaimin Iskandar dan Prabowo Subianto.

Jazilul mengatakan, keputusan capres dan cawapres akan dibicarakan bersama oleh kedua Ketua Umum tersebut, termasuk kemungkinan mengusung kandidat lain di luar Muhaimin atau Prabowo.

“Tergantung dua orang itu (Cak Imin dan Prabowo),” kata Jazilul, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (18/8/2022).

Menurut Jazilul, hal itu bisa dimungkinkan apabila memang keduanya sepakat. Tetapi Jazilul menilai tidak ada lagi yang bisa dicalonkan yang melebihi posisi Muhaimin atau Prabowo selaku ketua umum.

“Tapi masak iya, sama-sama ketum terus siapa lagi di atas itu kandidat lain, ada ketum yang lain?” ujar Jazilul.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ogah terburu-buru dalam menentukan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung koalisi Gerindra dan PKB.

Hal itu disampaikan Prabowo saat ditanya kapan waktu penentuan capres-cawapres oleh Koalisi Gerindra dan PKB.

“Ya kami lihatlah,” ucap Prabowo di Kompleks Parlemen Senayan usai hadiri Sidang TahunN MPR RI, Selasa (16/8/2022). 

Prabowo justru mengutip pernyataan Presiden Jokowi soal ojo kesusu, dimana ucapan tersebut juga dikutip Ketua MPR RI Bambang Soesatyo lewat pantut penutup pidato Sidang Tahunan MPR RI. 

Baca Juga: Ngobrol dengan Ustaz Derry Sulaiman, dr Richard Lee Tuai Pujian: Adabnya Keren Banget

“Tadi ada pesan kan, ojo kesusu,” ujar Prabowo.

Sebelumnya, Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menandatangani deklarasi koalisi Pemilu 2024.

Deklarasi koalisi Gerindra dan PKB ini terjadi saat Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/8/2022).

Koalisi Partai Gerindra dan PKB secara langsung dideklarasikan oleh Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau dikenal dengan panggilan Cak Imin.

“Bekerja bersama dalam Pemilu serentak, didasarkan pada visi bersama, agar terjadi percepatan pembangunan Indonesia, kata Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membacakan naskah kerja sama.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid saat  membacakan naskah deklarasi menyebutkan bahwa koalisi kedua partai tersebut didasari tujuan yang mulia.

“Agar negara Indonesia secara berdaulat dan turut menciptakan perdamaian dunia,” tandas Jazilul.

Sumber: Suara.com 

Load More