- Prabowo pantau ketat BEI dan OJK demi transparansi pasar modal.
- Peringatan dipicu laporan MSCI dan anjloknya pasar saham yang coreng citra bursa.
- Jeffrey Hendrik dan Hasan Fawzi diingatkan untuk serius menjaga kepercayaan investor.
Suara.com - Sinyal keras dikirimkan Istana ke jantung pasar modal Indonesia. Presiden Prabowo Subianto melalui Utusan Khusus Bidang Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim Djojohadikusumo, memberikan peringatan terbuka kepada dua bos baru di otoritas bursa dan keuangan yakni Pjs Dirut BEI Jeffrey Hendrik dan Pjs Kepala Eksekutif OJK Hasan Fawzi.
Langkah "bersih-bersih" dan pengetatan pengawasan ini dipicu oleh sorotan tajam dunia internasional. Belum lama ini, Morgan Stanley Capital International (MSCI) melemparkan rapor merah terkait transparansi di pasar saham Indonesia. Sentimen negatif ini sempat membuat pasar saham domestik goyang dan menjadi perbincangan panas di kalangan investor global.
"Jadi, saya tujukan ini kepada Anda, Pak Jeffrey, dan Anda, Pak Hasan, pemerintah akan mengawasi Anda dengan ketat. Dan saya serius," tegas Hashim, dikutip Kamis (12/2/2026).
Hashim mengingatkan bahwa pemerintah tidak akan mentoleransi adanya celah yang merusak kepercayaan pasar. Ia bahkan menyentil drama jatuhnya pasar saham pekan lalu yang berujung pada desakan pengunduran diri sejumlah pihak.
"Kita semua tahu apa yang terjadi minggu lalu, kan? Morgan Stanley, jatuhnya pasar saham. Beberapa orang diminta untuk mengundurkan diri," tambahnya dengan nada memperingatkan.
Pesan ini menjadi alarm bagi BEI dan OJK bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo, stabilitas dan transparansi pasar modal bukan sekadar imbauan, melainkan kewajiban yang dipantau langsung dari meja Presiden.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi
-
Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain
-
LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas
-
BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya
-
Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina
-
Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan
-
Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG
-
Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi
-
OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI
-
Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah