Deli.Suara.com - Sebuah video yang menunjukkan aksi penganiayaan yang dilakukan sejumlah pemuda bersenjata tajam samurai beredar luas di media sosial (Medsos), Jumat (19/8/2022).
Dilihat Suara Deli, dalam tayangan CCTV tampak pelaku memakai senjata tajam samurai melakukan pembacokan ke korban seorang pedagang mi, hingga terkapar bersimbah darah. Dalam video juga tampak pelaku lainnya menenteng benda mirip pistol.
Informasi dihimpun, kejadian penganiayaan itu terjadi di Jalan Pukat Banting Kelurahan Bantan Kecamatan Medan Tembung. Polisi yang menerima informasi itu kemudian bergerak dan menangkap pelaku.
"Ada dua orang pelaku yang diamankan. Keduanya abang beradik," kata Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol M Agustiawan, Jumat sore.
Ia mengatakan kedua pelaku yang diamankan yakni berinisial WC (22) dan DN (24) keduanya warga Jalan Pukat Medan Tembung.
"Dari keduanya diamankan barang bukti 2 buah samurai, 1 pisau kecil, 1 pucuk senjata air soft gun, 1 besi panjang," ungkap Agustiawan.
Kapolsek menjelaskan kronologi kejadian bermula ketika Rabu (17/8/2022) malam, korban berinisial YS (45) mendengar keributan antara anak muda di sekitar rumahnya.
"Korban lalu keluar rumah dan menasehati anak-anak muda tersebut akan tetapi anak anak muda tersebut malah membacoki korban dengan senjata tajam sehingga jatuh dan kemudian dibacok lagi," katanya.
Agustiawan mengatakan tidak berapa lama datang warga melerai, korban mengalami luka bacokan pada bagian kepala, kening, dan tangan sebelah kanan dan tangan kiri dan HP Samsung miliknya hilang.
Baca Juga: Komnas Perempuan Menilai Trauma Istri Ferdy Sambo Bukan Karangan Belaka
"Lalu pelapor (istri korban) membawa korban ke Rumah Sakti Colombia untuk diobati," ungkapnya.
Polisi yang menerima laporan kasus ini kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut dan menangkap kedua pelaku.
"Keduanya sudah ditahan guna menjalani proses hukum lebih lanjut ," pungkasnya
Berita Terkait
-
Ibu-ibu Antar Anak ke Sekolah Dinyinyiri Gegara Motor dan Emas: Padahal Rumah Masih Kontrak
-
Update Soal Viral Jalan Desa di Bogor Diportal dan Dikenakan Tarif, Polisi Langsung Lakukan Hal Ini
-
Mobil Terparkir Ditabrak Pemotor, Pemilik Minta Tanggungjawab dan Berakhir Haru
-
Viral Aksi Lincah Bocah Menikmati Gerak Jalan, Tingkah Lucunya Bikin Warganet Mesem: Sebelum Punya Beban Hidup
-
Penampakan Kendi Lawas Bikin Publik Heran, Foto Jadul Perempuan di Jawa Tahun 1915 Jadi Sorotan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut
-
Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat