Suara.com - Seorang perempuan nyinyiri ibu-ibu yang dia lihat mengantar anak ke sekolah.
Curhatan perempuan tersebut viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @berita_gosip.
"Ih ih ih," tulis akun Instagram @berita_gosip.
Pada video tersebut, terlihat sebuah status di Tiktok yang menyebutkan bahwa pemilik akun melihat ibu-ibu antar anak dengan memakai perhiasan emas.
Bukan hanya pakai perhiasan emas, namun perempuan itu soroti sepeda motor yang dikendarai ibu-ibu tersebut.
"Nganter anak sekolah ada ibu-ibu pakai emas plus motor PCX," tulisnya dalam video tersebut.
Lebih lanjut dia menyebutkan ibu-ibu tersebut rumahnya masih ngontrak.
"Pas datang ke rumahnya masih ngontrak dan ngutang bank keliling," tambahnya.
Video tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
Baca Juga: Penampakan Kendi Lawas Bikin Publik Heran, Foto Jadul Perempuan di Jawa Tahun 1915 Jadi Sorotan
"Biarin aja sih kenapa, kayak ngerugiin situ aja," komentar warganet.
"Dih paling yang ngomongin juga malah enggak punya emas, enggak punya PCX, rumah ngontrak utangnya lebih banyak, makanya sirik," imbuh warganet.
"Selama masih enggak mengurangi beras di rumah ya dibiarin aja loh, toh dia yang punya kehidupan jadi gak boleh julid sama orang lain," tambah lainnya.
"Saya juga masih tinggal di rumah kontrakan, kendaraan juga punya pcx tapi Alhmdulillah saya gada utang riba karena nabung emas," tulis warganet di kolom komentar.
"Lah emang kenapa kalau masih ngontrak sih, masalah beli emas dan mtor memang baru sanggup belinya itu dulu, mbok pikir harga rumah emang cukup 50 jutaan doang, dan masalah bank keliling enggak masalah juga kalo mreka sanggup bayar tiap hari nya," timpal lainnya.
Saat berita ini dibuat, video trsebut telah disukai ratusan kali dengan berbagai komentar dari warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan