/
Senin, 22 Agustus 2022 | 08:19 WIB
Ustaz Abdul Somad. (Humas Unhas)

Deli.Suara.com - Pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) angkat bicara soal tragedi pembunuhan berencana yang merenggut nyawa Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Hal ini disampaikan UAS dalam acara Dialog Nasional yang digelar di Kota Pekanbaru, Riau. Acara dengan tema Islam adalah Elemen Utama Kekuatan NKRI juga dihadiri filsuf Rocky Gerung.

Ia mengatakan meski kasus ini awalnya ditutup rapat sedemikian rupa. Bahkan, skenario untuk menutupi kasus pembunuhan ini bahkan lebih pelik dari cerita sinetron di televisi.

Namun pada akhirnya kebenaran atas kejadian yang menyeret jenderal bintang dua Ferdy Sambo sebagai tersangka utama akhirnya terungkap.

"Padahal semua seperti sudah berkolaborasi yang begitu indah dengan konferensi pers yang sempurna perfect, kenapa bisa batal itu semua?" ujarnya seperti dilihat Suara Deli dari akun Youtube Ustadz Abdul Somad Official, Senin (22/8/2022).

UAS menyampaikan skenario kebohongan itu seketika runtuh karena adanya jeritan seorang ibu.

"Semua karena ada seorang ibu yang menjerit yakni dia minta peti itu dibuka," ungkapnya.

"Jadi adik-adik mahasiswa kalau kalian tidak punya kekuatan tenaga dan suara untuk berteriak seperti ibu Yosua Hutabarat serahkan saja sama emak-emak," sambungnya.

Lebih lanjut, UAS mengatakan ada sosok ibu yang luar biasa, sehingga membuat tragedi ini akhirnya terungkap.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumut Senin 22 Agustus: Waspada Hujan Lebat di Pegunungan

"Ada kekuatan ibu yang luar biasa. Gak ada takutnya hilang sakitnya kenapa karena dia yang membesarkan itu," tukasnya.

Diketahui, Brigadir J ditemukan tewas di rumah dinas, Irjen Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022.

Polri kesulitan mengungkap perkara ini karena ada upaya menghambat penyidikan dan tempat kejadian perkara  dirusak oleh penyidik yang awalnya menangani kasus ini.

Kasus penembakan ini terungkap setelah Kapolri membentuk tim khusus yang dipimpin Inspektur Pengawasan Umum Komjen Agung Budi Maryoto untuk mengambil alih penanganan perkara.

Polri telah menahan Ferdy Sambo sebagai tersangka utama pembunuhan, beserta Bripka R, Bharada E dan sopir pribadi berinisial K yang juga sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J. Teranyar, istri Ferdy Sambo saudari PC juga ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana.

Load More