Deli.Suara.com - Setelah beberapa waktu lalu publik Indonesia dihebohkan dengan dugaan bocornya data pengguna IndiHome, sekarang muncul daftar 1,3 miliar nomor ponsel warga Indonesia yang diduga bocor, dijual oleh peretas menggunakan kripto Bitcoin (BTC) dan ETH.
Hal itu juga muncul di situs forum peretas "Breached" atas nama pengguna serupa, yakni Bjorka pada Rabu, 31 Agustus 2022 pukul 13:39 WIB.
Bjorka mengklaim dia memiliki sebanyak 1,3 miliar nomor ponsel Indonesia dalam format file CSV yang termampatkan (zipped) berukuran 18 GB.
"Data yang bocor ini terdiri atas nomor induk kependudukan (NIK), nomor ponsel, nama operator telekomunikasi dan tanggal pendaftaran," tulis Bjorka di situs tersebut.
Di bagian lain di situs itu, Bjorka menyematkan contoh data bocoran, seperti yang ia klaim, berikut tangkapan layar bukti proses peretasan.
Bahkan, untuk meyakinkan pengguna, ia menyediakan tautan data bocoran gratis sebanyak 2 juta data. Sedangkan untuk data penuh, pengguna wajib membayar menggunakan kripto Bitcoin (BTC) atau ETH lewat situs berbagi simpan, GoFile.io.
Kripto BTC dan ETH adalah dua kripto paling lazim yang digunakan oleh peretas di dunia maya untuk bertransaksi. Kendati bersifat anonim, bukan berarti pelakunya tidak dapat dilacak dengan teknologi terkini.
Menanggapi bocornya data 1,3 miliar nomor ponsel warga Indonesia yang diduga bocor, pelaku bisnis kripto kemudian angkat bicara.
Robby Direktur Rekeningku.com, perusahaan crypto exchange Indonesia, menyampaikan saat ini yang menjadi permasalah bukan bagaimana transaksi dilakukan menggunakan kripto.
Baca Juga: Enam Terdakwa Pengeroyok Ade Armando Divonis Delapan Bulan Penjara
"Namun bagaimana data bocor yang menyebabkan timbulnya tindakan kejahatan," ujarnya kepada Jurnalis Deli.Suara.com.
Robby menjelaskan tindakan kejahatan bisa menggunakan sistem pembayaran dengan berbagi cara. Hanya saja terungkap atau tidak terungkap, di sisi kriptonya sendiri adalah hal yang dengan mudah dapat ditelusuri perpindahan aset dari satu wallet ke wallet yang lain.
"Dikarenakan transparansi dari semua transaksi yang terjadi," tukasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Hari Penting di Bulan September 2022, Ada yang Tanggal Merah?
-
Jokowi Turun ke Tambang Bawah Tanah Freeport
-
Mantan Pelatih Thailand Sebut Timnas Indonesia Tak Bisa Melaju ke Final Piala AFF 2022
-
Berburu Perlengkapan Kegiatan Outdoor di Sini, Banyak Penawaran Menarik!
-
KNVB Gelar Festival Oranje di Indonesia, Ada Acara Nobar Bareng Legenda Belanda
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim