/
Senin, 05 September 2022 | 12:25 WIB
Ilustrasi kebutuhan masyarakat belanja kebutuhan pokok. (Pexels)

Deli.Suara.com - Dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai dirasakan masyarakat, Senin (5/9/2022) hari ini, sejumlah kebutuhan pokok di Sumatera Utara (Sumut) merangkak naik.

Berdasarkan pantauan dari PIHPS di wilayah Sumut, terjadi kenaikan rata rata pada beberapa komoditas pangan seperti beras yang mengalami kenaikan Rp 200 per Kg.

Daging ayam naik menjadi Rp 1.750 per kg, daging sapi naik hampir Rp 3.000 per Kg, telur ayam naik Rp 800 per kg, bawang merah naik hampir Rp 3.000 per kg.

Kemudian bawang putih naik hampir Rp 2.000 per kg, cabai rawit naik lebih dari Rp 3.000 per kg, minyak goreng curah naik Rp 250 per kg, gula pasir naik Rp 150 per kg, cabai merah naik lebih dari Rp 3.000 per kg.

Sontak saja kenaikan harga kebutuhan pokok ini membuat emak-emak pusing untuk memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari.

"Tadi pagi pergi ke kedai harga beras perkilo sudah Rp 13 ribu per kilogram," kata Lidya (34) salah seorang emak-emak di Deli Serdang.

Ia mengatakan kondisi membuatnya pusing, bayangkan untuk membeli 5 kg, Lidya harus merogoh kocek Rp 65 ribu.

"Dah gak betul lagi kan, terakhir beli 3 kg ajalah," kata Lidya.

Keluhan yang sama juga disampaikan Nina (41) yang mengatakan pusing dengan harga kebutuhan pokok yang naik.

Baca Juga: Mahasiswa yang Hina Jokowi Tidak Ditahan Polisi, Tapi Tetap Diproses Hukum

"Mau hemat-hemat gimana lagi kayak gini, gaji lakik (suami) awak gak naik, harga terus naik, gak sebanding. Mohonlah pemerintah bantuannya," ungkapnya.

Pengamat Ekonomi Sumut Gunawan Benjamin mengatakan potensi lompatan harga di tingkat pedagang pengecer di sejumlah wilayah di Sumut tentunya akan lebih tinggi dibandingkan dengan pedagang pengecer di wilayah kota Medan

"Tetapi bukan berarti semua harga kebutuhan pangan masyarakat akan naik semuanya. Beberapa komoditas seperti cabai masih tetap berpeluang turun nantinya meksipun harga BBM sudah dinaikkan," ujarnya.

Sementara itu, kata Gunawan, harga komoditas pangan di kota Medan relatif lebih stabil dibandingkan dengan rata rata harga pangan di Sumut. 

"Jadi begini harga pangan di kota Medan memang sejauh ini terpantau stabil. Tapi tidak di kota lainnya seperti Sidempuan, Sibolga, Gunung Sitoli dan Siantar. Jadi pada hari ini rata rata harga pangan di Sumut tetap naik seperti berita di atas," ujarnya.

"Secara keseluruhan dampak dari kenaikan harga BBM terhadap harga pangan di Sumut masih terbilang wajar," sambungnya.

Load More