/
Rabu, 07 September 2022 | 14:03 WIB
Mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy. (Foto: Istimewa)

Deli.Suara.com – Diberhentikan dari jabatan Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa kembali didemo oleh massa aksi yang berasal dari para santri. Mereka meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mencabut jabatan Suharso dari Menteri Badan Pembangunan Perencanaan Nasional (Bappenas).

“Kami sangat mengapresiasi PPP yang berani memecat Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum PPP. Terlepas dari itu masih banyak permasalahan yang menyangkut Suharso,” ujar Koordinator Aksi, Guntur Harahap, Rabu (7/9/2022).

Guntur menilai pernyataan Suharso Monoarfa beberapa waktu lalu menyinggung hati para santri. Maka, Guntut menuntut Presiden Jokowi untuk segera mencabut jabatan Suharso Monoarfa.

“Selain masalah amplop kiai yang menyinggung hati para santri, Suharso juga memiliki masalah lain seperti dugaan gratifikasi dan pemalsuan LHKPN. Kami pun meminta BPK dan KPK untuk mengusut tuntas kasus tersebut,” paparnya.

Sementara itu, internal PPP memanas akibat pemberhentian Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum PPP. 

Partai berlambang Ka’bah itu pun kini menggandeng mantan ketumnya, Muhammad Romahurmuziy untuk menjadi mediator permasalahan internal antara PPP dengan Suharso.

Wakil Ketua Umum PPP, Asrul Sani mengatakan bahwa Romahurmuziy, atau yang akrab disapa Romy, tengah membangun komunikasi dengan Suharso.

“Ya termasuk lah dia berusaha. Karena Pak Harso itu manggil Mas Romy anak sulung saya,” kata Asrul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Asrul menyampaikan komunikasi yang dibangun Romy dan Suharso dilakukan secara langsung.

Baca Juga: Konferensi pers film Don't Worry Darling, Harry Styles; "Ada perbedaan besar antara akting dan bermusik."

“Dari sepanjang kemarin, terus hari ini juga masih ada pertemuan-pertemuan. Kemarin bahkan ada pertemuan Pak Suharso dengan Pak Romy,” tutur Asrul.

“Sudah cukup panjang juga gitulah, Pak Romy jadi mediator juga,” katanya.

Sebelumnya, Asrul berkeyakinan, permasalahan internal PPP sebagai buntut dari pencopotan Suharso Monoarfa sebagai Ketum PPP bisa diselesaikan secara baik.

Asrul menuturkan, salah satu yang menjadi solusi penyelesaian permasalahan internal adalah pertemuan antara Suharso dengan Mardiono selaku Plt Ketum PPP.

“Solusinya ya bertemulah Pak Suharso dengan Pak Mardiono,” ujar Asrul.

Penyelesaian permasalahan internal itu memang diyakini Asril bisa selesai melalui pertemuan Suharso dengan Mardiono. Mengingat keduanya merupakan sahabat. 

Load More