Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Medan sukses menggelar Masa Penerimaan Anggota (MAPENTA) ke-2. Acara ini turut dihadiri Pada pembukaan turut Hadir Pastor Moderator, RP. Aaron Waruwu, OSC, Ketua Dewan Penasehat, Jansen Sihaloho, Wakil Ketua Pemuda Katolik Komda Sumatera Utara, Dr. Parsaoran Silalahi dan Walikota Medan diwakili oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Suryadi Panjaitan.
Dalam sambutannya Ketua Pemuda Katolik Komcab Kota Medan, Inter Zalukhu menyampaikan Kegiatan MAPENTA merupakan tahap awal pendidikan formal Pemuda Katolik dan setelahnya peserta akan menyandang status sebagai anggota Pemuda Katolik.
Ketua Dewan Penasehat, Jansen Sihaloho pada kesempatan kali ini menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Pemuda Katolik Komcab Kota Medan yang peduli dengan kaderisasi.
"Kaderisasi merupakan nyawa suatu organisasi dan berharap para peserta MAPENTA akan menjadi pemimpin dimasa yang akan datang dengan mengedepankan spirit kekatolikan seperti yang termaktub di dalam Tri Prasetya Pemuda Katolik," tutur Jansen.
Pastor Aaron Waruwu, OSC sebagai Pastor Moderator Pemuda Katolik Komcab Kota Medan menegaskan sebagai kader Pemuda Katolik jangan memiliki karakter cengeng, gampang mengeluh tetapi seorang kader harus militan dan totalitas. Demikian tutur Imam Krosier dalam acara yang berlangsung di Aula Paroki St. Antonius Dari Padua Hayam Wuruk Medan, pada Sabtu (10 September 2022).
Senada dengan Pastor Moderator, Parsaoran Silalahi yang mewakili pengurus Komda Sumatera Utara menyampaikan pergerakan dan keterlibatan Pemuda Katolik harus bermuara pada keberpihakan untuk memperjuangkan kepentingan orang banyak.
Rangkaian kegiatan MAPENTA ke II ini dijelaskan oleh ketua pManitia Argandhi Manalu diisi dengan beberapa materi berdasarkan silabus MAPENTA Pemuda Katolik dan materi dari eksternal yakni Bawaslu Kota Medan yang disampaikan langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Medan, Payung Harahap, serta teman-teman Pemuda Lintas Agama Kota Medan yang berbicara terkait semangat kepemudaan dan toleransi umat beragama di kota Medan.
Pemuda Katolik Peduli Isu Stunting di kota Medan
Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana tidak luput menyampaikan keprihatinannya masalah stunting di Kota Medan. Jika kita berkaca dari sekelas Kota, angka stunting masih tergolong tinggi di Kota Medan, ini suatu problem sosial dan kemanusian yang akan berimbas pada masa depan bangsa jika tidak segera ditangani dengan baik. Penyelesaian stunting harus secara komprehensif dari hulu ke hilir dan dibutuhkan senergi lintas OPD.
Baca Juga: Menyeramkan! Imuwan Temukan Virus Raksasa di Danau Arktik
Sebagai bentuk wujud keberpihakan Pemuda Katolik kepada generasi penerus bangsa, Pengurus Pusat Pemuda Katolik telah membuat nota kesepahaman dengan BKKBN RI dan akan ditindak lanjuti oleh semua Komda hingga Komcab di seluruh Indonesia termasuk di dalamnya Komcab Kota Medan, sehingga dalam waktu dekat akan kita adakan pertemuan dengan pihak terkait di Kota Medan, ujar Inter Zalukhu.
Suryadi Panjaitan yang mewakili Walikota Medan membenarkan bahwa angka stunting masih tinggi di Kota Medan terutama di daerah Kecamatan Medan Utara. Oleh karena itu pihaknya menyambut baik dan bersedia untuk bekerjasama dengan Pemuda Katolik Komcab Kota Medan untuk menyelesaikan masalah stunting di kota Medan.
(Bromeus Sembiring)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Youthful Vibes, 4 Ide OOTD Kekinian ala Kya KiiiKiii Wajib Kamu Sontek!
-
Ressa Anak Denada Disebut Tetangga Korban Selingkuh, Anak Dini Kurnia Bukan Darah Dagingnya
-
5 Merk Sunscreen Terbaik Lawan Flek Hitam, Bikin Kulit Cerah Sepanjang Hari
-
5 Fakta Suami Cekik Istri Siri di Kafe Bangkalan hingga Pingsan, Ini Kronologinya
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Siapa Shio Paling Beruntung Besok 6 Februari 2026? Cek Peruntunganmu!
-
Gesture Tak Suka Saat Diganti, Marcus Thuram Bakal Hengkang dari Inter Milan?
-
Emil Audero Ceritakan Detik-detik Flare Meledak di Dekatnya: Saya Tak Bisa Menghindar
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi