Deli.Suara.com – Direktur Lokataru, Haris Azhar mengatakan nama-nama yang digadang-gadang akan maju dalam bursa Capres-Cawapres pada 2024 mendatang hanya mengandalkan hasil survei tanpa substansi.
Beberapa nama seperti Anies Baswedan, Ganjar Pranowo hingga Erick Thohir disebut-sebut memiliki elektabilitas yang tingi untuk maju dalam pertarungan Pilpres 2024.
“Sampai detik ini semua nama yang ada di dalam survei nggak ada yang ngomong substansi. Siapa yang ngomong substansi, Ganjar berdebat sama kelompok yang mengadvokasi di Wadas saja tidak selesai apalagi dia mau ngurusin bangsa ini,” ucap Haris Azhar di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (18/9/2022).
Elektabilitas yang dikatakan tinggi menurut hasil survei, dikatakan Haris juga dikarenakan hal-hal yang bukan merupakan porsi mereka sebagai pemimpin bangsa ini.
“Erick Thohir ya, kan kita turun dari pesawat lihat mukanya di airport berarti mukanya itu kampanye yang dibiayai dari APBN atau uang BUMN. Ridwan Kamil numpang ngetop sama Jeje Citayaem, Anies juga numpang ngetop sama Jeje Citayam,” papar Haris.
Haris Azhar menilai tidak ada satupun dari mereka yang dianggap kompeten bila menjadi pemimpin bangsa karena hingga saat ini belum ada diksi dari nama-nama yang ada dalam survei mengenai pembangunan negara.
“Nggak ada yang diskusi untuk membangun bangsa ini. Berapa banyak nikel yang harus diambil dan berapa banyak yang nggak harus diambil ada nggak diskusi itu,” tandasnya.
Sumber: Suara.com
Baca Juga: Lama Tidak Muncul, Tiba-tiba Pengacara Brigadir J Ungkap Dosa Besar Putri Candrawathi
Berita Terkait
-
PDI Perjuangan Bikin Acara di Jawa Tengah, Lagi-Lagi Ganjar Pranowo Tak Diundang
-
Kerja Sama dengan BNN, Pemprov Jateng Punya 174 Desa Bersih Narkoba
-
Wow! Ada 38 Desa Bersih Narkoba di Klaten, Ganjar: ASN Terlibat Narkoba Langsung Copot!
-
Terpopuler: Tamu Jokowi Ini Diminta Dikawal oleh Erick Thohir dan Iwan Bule, Azyumardi Azra Meninggal Dunia
-
Erick Thohir Luncurkan Program Solar, Guna Tingkatkan Kesejahteraan Hidup Nelayan di Cilacap
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Groundbreaking Irigasi di Luwu, Gubernur Sulsel: Mari Kawal Untuk Petani
-
ARTJOG 2026 Memanas! Kehadiran Didit Prabowo Batal Usai Diprotes Seniman
-
WNA India Jadi Korban Penipuan Modus Hipnotis di Bali
-
Jatim Deklarasikan Provinsi dengan Event Terbanyak, Sedot 30 Persen Wisatawan
-
Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!
-
Pemprov Papua Selatan: Lahan Cetak Sawah di Merauke 48 Ribu Hektare
-
Khofifah Sambut 4.014 Pelari dari 22 Negara Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Arjuno-Welirang
-
Sulteng Belum Mandiri Fiskal, 80 Persen Bergantung Pusat
-
Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan
-
Perbasi Surakarta 2026-2030 Dilantik, Bidik Sapu Bersih Emas Porprov Jateng 2026