Deli.Suara.com - JA (12) korban pelecehan seksual saat ini masih menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Sumatera Utara (Sumut).
dr Rita yang merawat JA menyebutkan pasien saat ini masih dilakukan penanganan sebaik-baiknya. Status pasien masih tahap pemantauan medis.
"Karena masih penanganan secara baik dan intensif untuk pemulihan," terangnya kepada wartawan, di kantor Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sumut, Senin (19/9/2022).
dr Rita enggan menyebutkan apakah korban menghindap HIV atau tidak. Karena status pasien tidak dibuka untuk ke publik.
"Status pasien dirawat tidak di buka ke publik kecuali berkaitan hukum, asuransi. Untuk berita tidak boleh karena belum terlalu sehat pasien apalagi anak. Karena menjaga masa depannya," ujarnya.
Sementara itu, Plt Sekretaris KPA (Komisi Perlindungan Anak) Sumut, Ahmad Ramadhan mengaku pihaknya terus memberikan perhatian dalam kasus ini. Pihaknya, masih bekerjasama dengan YP ADHA dan pihsk terkait secara terus menerus.
"Kami terus bangun kerjasama dengan Dinas Pemrovsu terkait korban dalam memberikan perawatan dan obat-obatan," tukasnya.
Reporter: Beni Nasution
Baca Juga: Kronologi Perampok di Sumut Tembak Polisi Pakai Senpi Rakitan
Berita Terkait
-
Kelompok Tani Mandiri Palas Bertahan di DPRD Sumut Sampai Malam
-
Sebut Miliki Anak Menambah Masalah, Rina Nose Banjir Hujatan
-
Cara Ria Ricis Bangunkan Anak Dibandingkan dengan Nikita Willy, Rupanya Begini Tips Bangunkan Bayi yang Baik
-
Bak Kisah Film Miracle in Cell No 7, Narapidana Ini Bertemu Anaknya di Penjara Usai 3 Tahun Berpisah
-
Keji, Ayah Aniaya Anak Kandung Usia 2 Tahun hingga Kemaluan Korban Bengkak
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Kapan Puasa Tasua dan Asyura 2026? Ini Tanggal, Bacaan Niat, dan Keutamaannya
-
Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
-
HP Vivo Y500 Resmi di Pasar Global: Baterai 8.100 mAh dan Layar AMOLED 1,5K
-
Gara-Gara Tutup Mulut, Almiron Jadi Korban Pertama Aturan Baru Piala Dunia
-
Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z
-
Obesitas Berisiko Alami Penyakit Ginjal pada Anak, Pola Makan Jadi Sorotan
-
Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar
-
Ratusan Warga Antusias Ikuti Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis di Sunrise Mall Mojokerto
-
Review Door Lock: Film Thriller yang Bikin Takut Tinggal Sendiri