Deli.Suara.com - Puluhan massa yang tergabung Kelompok Tani Torang Jaya Mandiri Padang Lawas masih bertahan, di depan Gedung DPRD Sumut, Senin (19/9/2022).
"Kami tetap akan bertahan walaupun semampu kami. Kami tidak melawan dan tidak anarkis," terang Humas Kelompok Tani Torang Jaya Mandiri Padang Lawas, Sugianto.
Menurutnya, sebagai perwakilan 150 KK yang saat ini tertindas akan terus bertahan di gedung dewan tersebut. Karena ini menyangkut hidup mereka.
"Kami tadi mendengar dari Satpol PP, kami dibubarkan karena keindahan kota dan estetika rusak. Namun, untuk hidup kami dirampas negara. Terlihat di sini negara tidak hadir," ucapnya.
Kasatpol PP Kota Medan, Rakhmat Harahap mengatakan, pihaknya akan melakukan tindakan yang humanis kepada para aksi. Karena ini sudah melewati jam demo pada pukul 18:00 WIB.
"Untuk itu, kami tetap menjaga keamanan dan kenyaman masyarakat lain. Jika mereka tetap bertahan, kami akan koordinasi kepada Satpol PP Provinsi Sumut," tambahnya.
Reporter :Beni Nasution
Berita Terkait
-
Wali Kota Bobby Nasution Sambangi KPK, Bahas Penertiban Aset di Medan
-
Perintah Jokowi Soal Pejabat Ganti Mobil Listrik, Bobby Nasution: Segera Lelang Mobil Para Pejabat Pemkot Medan
-
Selebgram Medan Tersangka Arisan Online Diserahkan ke Jaksa, Korban: Penipu, Balikkan Uang Kami !
-
Kuasa Hukum Korban Pemerkosaan Hingga Terinfeksi HIV Kembali Datangi Polrestabes Medan, Ini Katanya
-
Prakiraan Cuaca Kota Medan Senin 19 September: Siang Cerah, Malam Berawan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta