Pelarangan melarikan diri setelah menabrak truk dan mencapai kabin ayahnya di dusun White Hall, Virginia Barat.
Di Gedung Putih, Wakil Presiden Martin Kirby, sekarang penjabat presiden, mengatakan kepada pers bahwa Banning bertanggung jawab atas upaya pembunuhan dengan dukungan dari pemerintah Rusia.
Banning dan ayahnya Clay melihat tentara bayaran yang menonjol mendekati rumah dengan kamera pengintai.
Clay meledakkan beberapa bahan peledak di sekelilingnya, membunuh calon penyerang saat dia dan Banning melarikan diri.
Berpisah, Clay menyelamatkan Leah dan Lynne dari upaya penculikan. Menemukan mayat orang-orang bersenjata Jennings berbaris di kabin Clay, Thompson menyimpulkan bahwa Banning dijebak.
Trumbull terbangun dari komanya dan Kirby terungkap sebagai rekan konspirator rahasia Jennings, berencana untuk membalas "percobaan pembunuhan" Trumbull dengan menyatakanPerang Dingin II.
Thompson dan agen lain Ramirez menghadapi Jennings di lapangan terbang, tetapi Jennings membunuh mereka berdua.
Pelarangan mencapai rumah sakit dan menyerahkan dirinya. Trumbull memerintahkan pembebasannya ketika dia menyadari bahwa tentara bayaran Salient berusaha membunuhnya dan hanya Banning yang bisa membuatnya tetap hidup.
Pelarangan membawa Trumbull ke tempat yang aman dengan bantuan dari Gentry dan agen setia lainnya saat tentara bayaran Jennings meningkatkan ICU rumah sakitpasokan oksigen dan nitrogen ke tingkat yang tidak stabil, menyebabkan ledakan yang meratakan rumah sakit.
Baca Juga: Permohonan Hak Cipta Dari Sulawesi Selatan Meningkat
Pelarangan menyembunyikan Trumbull dan Gentry saat anak buah Jennings mengejar mereka.
Dalam pertempuran senjata yang diperpanjang, Salient Global membunuh sebagian besar detail keamanan Trumbull.
Tetapi Banning menggagalkan upaya mengapit dan memaksa tentara bayaran mundur setelah mereka tertunda cukup lama untuk memungkinkan bala bantuan pemerintah tiba.
Para penyintas, yang dipimpin oleh Jennings, berkumpul di atap untuk melarikan diri dengan helikopter tetapi Banning meledakkan helikopter dengan peluncur granat.
Hanya Jennings yang selamat dari ledakan itu, dan Banning melukainya secara fatal dalam adu pisau.
Orang-orang Jennings lainnya terbunuh dalam baku tembak atau ditangkap oleh petugas penegak hukum federal AS.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?