/
Rabu, 28 September 2022 | 17:51 WIB
Tangkapan layar pelaku begal beraksi di Medan. (Istimewa)

Deli.Suara.com - Polsek Percut Sei Tuan sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait dengan aksi begal bersenjata tajam (Sajam) di Jalan Pukat VII Medan.

"Mudah-mudahan ada hasil dalam waktu dekat," terang Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol M Agustiawan, kepada Deli.Suara.com, Rabu (28/9/2022). 

Ia mengatakan pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi maupun kamera CCTV yang merekam kejadian tersebut.s

Sebelumnya, aksi perampokan mengerikan terjadi di Jalan Pukat VII Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Senin (26/9/2022) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

Dalam aksinya pelaku berjumlah tiga orang membawa senjata tajam (Sajam) jenis parang merampok sepeda motor korban bernama M Safi'i (21). Sadisnya lagi, korban sudah berlindung masuk ke dalam rumah, namun pelaku terus meringsek masuk.

"Kejadian semalam pagi saat saya mau bekerja jualan nasi ayam, mau nyusun barang ke dalam mobil," kata korban.

Safi'i mengatakan pagi itu, ia berangkat dari tempat tinggalnya di kawasan Jalan Sumatera Medan menuju tempatnya bekerja di Jalan Pukat VII.

"Saya setiap pagi memang datang kemari dulu (Jalan Pukat VII) naik sepeda motor, lalu nanti jualannya di Jalan Sumatera," katanya.

Diduga pelaku sudah mengintai korban, pada Senin pagi kemarin begitu korban masuk ke dalam ruko, pelaku juga masuk sambil membawa parang.

Baca Juga: Dikritik Berbadan Pendek, Lisandro 'Si Tukang Jagal' Pilih Fokus Buat MU

"Memang saat saya masuk ke dalam ruko, saya lihat ada dua sepeda motor, ada tiga orang di depan ruko," ungkapnya.

Safi'i menjelaskan saat kejadian salah seorang wanita di dalam ruko sempat berusaha untuk menutup pintu namun pelaku mengancam menggunakan parang.

Korban yang ketakutan hanya bisa pasrah sepeda motornya dibawa kabur pelaku. Pasca kejadian korban mengaku sudah membuat laporan ke pihak berwajib.

"Sepeda motor saya hilang. Saya Sudah buat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan," tukasnya.

Reporter : Beni Nasution

Load More