Sebagian dari Anda mungkin bertanya, apakah akupuntur bukan pengobatan alternatif ? Di Indonesia, pengobatan alternatif tumbuh dengan pesatnya. Akan tetapi banyak dari jenis pengobatan tersebut belum teruji dan diakui dalam dunia medis.
Akupuntur, di Indonesia sendiri, masih kerap dikelompokkan sebagai pengobatan alternatif. Namun, pendapat umum tersebut dikoreksi oleh Ahli Akupuntur asal Medan, dokter Jimi Wihono.
Dilansir dari YakinSehat.id, menurut dokter Jimi, terapi akupuntur bukan lagi termasuk dalam kategori pengobatan alternatif.
“Bukan alternatif, melainkan komplimenter atau pelengkap,” ujar dokter Jim kepada awak media belum lama ini.
Apakah Akupuntur Bukan Pengobatan Alternatif ?
Dia mengatakan, akupuntur sudah diakui di dunia dan di Indonesia. “Direktur jenderal World Health Organisation (WHO), Margaret Chan, menyatakan strategi pengobatan herbal tradisional di daerah pedesaan terutama di Negara berkembang akan terus menjadi strategi dan perhatian serius WHO hingga tahun 2023.”
Sementara di Indonesia, akupunktur merupakan salah satu metode pengobatan yang telah diakui di dunia medis. Sesuai dengan Permenkes no 1186/Menkes/Per/XI/1996 tentang Pemanfaatan Akupunktur di Sarana Pelayanan Kesehatan.
“Itu sebabnya di sejumlah Rumah Sakit, termasuk di Medan, sudah menyediakan fasilitas layanan akupuntur. Sebagai pelengkap dalam pengobatan medis bagi pasien,” terang akupunturis tersebut.
Dahulu, terapi akupuntur atau Acupuncture memang hanya dikenal di dunia pengobatan timur. Tetapi kini, pengobatan barat pun sudah mulai mengadopsinya berlandaskan ilmu biomedik dan evidence-based medicine yang sekarang dikenal sebagai Akupunktur Medik.
Baca Juga: Pabrik Keramik di Bekasi Kena Sanksi Usai Terbukti Lakukan Pencemaran
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah merekomendasikan acupunture sebagai bagian dari upaya kesehatan. Dan di Indonesia sendiri beberapa Rumah Sakit juga sudah tersedia Dokter Spesialis sebagai penunjang dalam sistem kesehatan nasional.
Akupuntur lebih dikenal sebagai self-healing karena kemampuannya untuk meningkatkan sistem imun tubuh sehingga dengan sistem imun yang baik diharapkan segala penyakit akan hilang.
Secara mendasar akupuntur dilakukan dengan memasukkan jarum halus pada permukaan tubuh, dengan tujuan untuk mempengaruhi fungsi fisiologis tubuh dan mengobati penyakit.
Saat akan melakukan terapi akupuntur, spesialis akupuntur akan menanyakan perihal kesehatan pasien dan akan melakukan tindakan sesuai dengan pasien butuhkan.
Jarum akupuntur akan ditusukkan pada titik tertentu dan umumnya lima sampai 20 jarum akan ditusukkan ke tubuh dan didiamkan selama 10 sampai 20 menit.
Tidak hanya mengatasi masalah mental, akupuntur dapat atasi masalah fisik yang ada di tubuh seperti kekauan otot, obesitas, nyeri pinggang dan bahkan bisa mengatasi masalah kecantikan tubuh. [BAB]
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Satyalancana untuk Dekan Unsoed Dipertanyakan di Tengah Polemik Integritas Akademik
-
Jejak Tebangan Kayu Hangus Terbakar Ditemukan di Lokasi Karhutla Jambi
-
Satu Minggu Jelang Muktamar, 4 Nama Kandidat Ketum PBNU Mengerucut, Siapa Terkuat?
-
Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Pengamat UGM Soroti Ancaman Sentralisasi dan Beban APBN
-
Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Fahira Idris: Bang Japar Ajak Warga Jaga Jakarta
-
DPR Soroti Risiko Diskriminasi Bantuan Gempa NTT di Tengah Pilkades
-
Dituduh Ngamuk dan Tunjuk-Tunjuk Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah: Sebagai Ibu Wajar...
-
DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga
-
Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit
-
Menhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Batal Imbas Asap Karhutla