Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis dibuka menguat 19,52 poin atau 0,28 persen ke posisi 7.096,55.
Setelah dibuka tepat pukul 09:04 Wib laju IHSG terus merangkak naik hingga posisi 7.123 atau telah mengalami penguatan sebesar 0,66 persen.
Dilansir dari data RTI, Kamis (29/9/2022) IHSG dibuka bertambah 19,5 basis poin atau menguat 0,28 persen ke level 7.096 dibandingkan pada penutupan perdagangan kemarin di level 7.077.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka menguat, pada awal perdagangan indeks ini naik 7,4 basis poin atau terapresiasi sebesar 0,73 persen ke level 1.020.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 404 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp244 miliar dengan volume transaksi mencapai 22 ribu kali.
Sebanyak 220 saham menguat, 67 saham melemah dan 216 saham belum ditransaksikan.
CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pergerakan indeks pada hari ini akan melemah karena minimnya sentimen ekonomi.
Selain itu, pergerakan market global maupun regional juga menambah tekanan bagi pergerakan indeks saham saat ini.
"Masih terjadinya perlambatan ekonomi juga turut membayangi pola gerak IHSG hingga beberapa waktu mendatang. Hari ini IHSG berpotensi melemah," jelas William.
Baca Juga: Kode Redeem PUBG Mobile 29 September 2022, Bagi-bagi Skin Gratis
William memprediksi indeks saham bergerak di rentang support 6.998 dan resistance 7.236. Saham pilihannya adalah BBCA, GGRM, LSIP, BBNI, TLKM, BSDE, dan UNVR.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan