Deli.Suara.com – KPK diketahui tengah mengusut kasus dugaan korupsi yang dilakukan Gubernur Papua, Lukas Enembe. Namun, Tim Kuasa Hukum Lukas Enembe meminta KPK mendatangi langsung tambang emas milik Gubernur Papua itu sebagai bukti banyaknya harta kekayaan kliennya.
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman mengatakan, daripada mendatangi tambang emas di Papua, lebih baik KPK meminta sejumlah dokumen terkait Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kementerian ESDM atas nama Lukas Enembe.
“KPK tinggal minta dokumen-dokumen itu berupa IUP eksplorasi, IUP operasi, RKAB, terus ekspor di kementerian ESDM,” ujar Boyamin Saiman, Kamis (29/9/2022).
Menurut Boyamin, bila bukti itu ada, KPK tidak perlu jauh-jauh hanya untuk melihat tambang yang diklaim tim hukum Lukas Enembe ke Papua.
“Baru kemudian rincian pembayaran dari pembeli kalau itu ada cukup disitu nggak perlu ngecek ke tambang,” ungkapnya.
Sebaliknya, jika dokumen bukti itu tidak ada namun aktivitas pertambangan berjalan, tentu menjadi pertanyaan tambang emas itu bisa disebut ilegal.
Sehingga, tidak tertutup kemungkinan KPK akan kembali menjerat Lukas Enembe.
“Itu salah lagi, kena pasal penambangan ilegal dan hasilnya bisa disita negara juga. Jadi sederhana itu saja,” tambahnya.
Sebelumnya, Tim Kuasa Hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening mengklaim dirinya memiliki tambang emas di Mamit, Kabupaten Tolikara, Papua.
Baca Juga: Apa Itu Etilen Oksida? Zat yang Bikin Mie Sedaap Ditarik di Hongkong
“Saya langsung tanya bapak (Lukas Enembe) waktu itu ada (tambang emas). Ya, di Tolikara itu, sedang dalam proses dia punya foto semua, dokumennya sudah diurus oleh stafnya,” ungkap Stefanus.
Ia kemudian meniruan ucapan Lukas Enembe sambil bercanda dimana Gubernur Papua itu juga menyebut PT Freeport sebagai miliknya.
“Katakan itu Freeport saya punya, kamu ragukan lagi? Freeport itu saya punya. Sebagai Gubernur saya punya itu,” ucap Stefanus sambil menirukan ucapan Lukas Enembe.
Oleh karena itu, Stefanus menantang pimpinan KPK khususnya Alexander Marwata untuk datang ke Tolikara agar melihat langsung tambang emas milik Lukas Enembe.
“Kemarin sudah coba mengajak kalau bisa kita karena Pak Alexander Marwata yang minta, mari kita sama-sama ke Mamit, kita sama-sama ke Tolikara lihat itu tambang,” tuturnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengimbau Lukas Enember memenuhi panggilan pemeriksaan oleh KPK.
Berita Terkait
-
KPK Periksa Wakil Rektor Unila, Tidak Ada Pertanyaan Terkait Aliran Dana Lampung Nahdliyin Center
-
Novel Baswedan Sarankan Febri Diansyah Mundur Jadi Kuasa Hukum Putri Candrawathi
-
Diperiksa KPK, Wakil Rektor Unila dan Dekan FEB Mengaku Ditanya tentang Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Ngeri! Kerugian dari Kasus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Sampai Rp 106 Triliun
-
Jenguk Tersangka Korupsi Lukas Enembe di Papua, Komnas HAM Sebut Belum Ada Titik Temu
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Promo Minuman dan Camilan Indomaret Mei 2026 Cocok Temani Libur Panjang Bersama Keluarga
-
Long Weekend Mei 2026 Dimulai, Alfamart Tebar Diskon hingga 60 Persen Sampo, Sabun sampai Susu Anak
-
Mumpung Ringgit Lagi Turun? Ini 6 Tips Belanja Barang Branded Malaysia via Entikong
-
Gubernur Banten: RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI yang Sedang Dinonaktifkan
-
Lagi Viral di Jakarta, Workshop Keramik dan Melukis Ini Ramai Diburu Saat Long Weekend
-
Ada Hak Khusus? Forum Mahasiswa Indonesia Cium Kejanggalan Tuntutan Kasus Julia Tobing
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Siap-Siap! Bekasi Bakal Punya Pusat Lifestyle Baru dengan Vibes Alfresco yang Estetik
-
Jaro Ade Ingatkan Dampak Serius Hentikan Tambang: Harga Material Bisa Melonjak 50 Persen
-
Promo QRIS Bank Sumsel Babel Mei 2026, 7 Merchant Kuliner di Palembang Ini Kasih Diskon Makan