Namun, bank sentral memulai pengetatan kuantitatif pada Juni dan juga menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin dalam tiga pertemuan berturut-turut. Ini yang menandai langkah kebijakan terberat The Fed sejak 1980-an untuk menjinakkan inflasi yang lebih besar daripada perkiraan pasar.
Menurut Druckenmiller, The Fed membuat kesalahan fatal dan berlangsung sangat lama pada kebijakan pelonggaran kuantitatif di masa lalu.
Jika resesi terjadi pada akhir tahun 2023, seperti yang diramalkan Druckenmiller, bukan tidak mungkin The Fed akan berbalik arah dengan kembali dengan memangkas suku bunga secara bertahap dan menggemukkan lagi neraca keuangan mereka.
Ketika itu terjadi, maka lonjakan nilai di pasar saham, kripto dan properti akan terjadi, satu situasi yang sangat dinantikan investor dunia. [NS]
Berita Terkait
-
Mencari Aset yang Aman Saat Resesi Ekonomi Menghantam
-
Duna Diguncang Resesi, Sri Mulyani Pastikan Daya Tahan Ekonomi Indonesia Sangat Kuat
-
Tahun 2023 Resesi, Menkeu Beri Alarm dan Tanda-Tandanya
-
Mengenal Resesi Ekonomi dan Penyebabnya
-
Gara-gara The Fed, Nilai Tukar Rupiah Anjlok Dua Hari Berturut-turut
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Novel Haru-Biru, Dua Kisah Menyentuh tentang Cinta dan Pengorbanan
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa