Sebagai seorang muslim, penting untuk memahami sejarah Maulid Nabi. Maulid Nabi adalah sebuah hari dimana banyak umat muslim yang memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Banyak hikmah Maulid Nabi yang akan didapatkan ketika menjalaninya dengan baik.
Peringatan Maulid Nabi pada tahun ini berlangsung pada tanggal 8 Oktober 2022. Berbagai lapisan masyarakat menyambutnya dengan suka cita, tak sedikit yang mengadakan pengajian dengan mengundang penceramah.
Sejarah Maulid Nabi
Dilansir dari NU Online, berdasarkan catatan Ahmad Tsauri dalam Sejarah Maulid Nabi (2015) perayaan Maulid Nabi sebenarnya sudah ada sejak tahun kedua hijriah. Adapun catatan tersebut merujuk pada Nuruddin Ali dalam kitabnya Wafa’ul Wafa bi Akhbar Darul Mustafa.
Dijelaskan pada catatan tersebut bahwa seseorang yang bernama Khaizuran (170 H/786 M) datang ke Madinah. Kemudian memerintahkan penduduk sekitar untuk menyelenggarakan perayaan kelahiran Nabi Muhammad SAW di Masjid Nabawi. Khaizuran sendiri merupakan ibu dari Amirul Mukminin Musa al-Hadi.
Setelah itu, Khaizuran berpindah ke Mekkah dan melakukan hal yang sama yakni memerintahkan penduduk Mekkah untuk merayakan kelahiran Nabi Muhamad SAW. Berbeda dengan di Madinah, acara perayaan berlangsung di Masjid, sementara di Mekkah berlangsung di rumah-rumah penduduk.
Ayat Alquran tentang Maulid Nabi Muhammad
Untuk menambah wawasan sebagi seorang muslim, penting untuk mengetahui ayat Alquran yang berkaita dengan Maulid Nabi.
1. Surat Al Anbiya ayat 107
Baca Juga: Apakah 8 Oktober 2022 Tanggal Merah? Libur Maulid Nabi Tahun Ini Tidak Digeser
Artinya: “Dan tiadalah Kami mengutus kamu melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam”
Allah mengutus Nabi Muhammad SAW agar bisa menjadi rahmat bagi alam semesta. Maka dari itu, kita sudah sepantasnya bersyukur di Hari Maulid Nabi karena kelahiran Rasulullah SAW.
2. Surat Yunus ayat 58
Artinya: “Katakanlah (Muhammad), “Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya hendaklah dengannya mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan.”
Berdasarkan ayat di atas, ditegaskan bahwa kehadiran Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat dan hendaknya kita bergembira di hari Maulid Nabi atas kehadiran beliau.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial