/
Jum'at, 07 Oktober 2022 | 20:38 WIB
Gaya Hidup Berkelanjutan Demi Bumi yang Lestari

Semakin hari pengaruh perubahan iklim yang cukup ekstrim sudah mengganggu kehidupan penduduk bumi. Sehingga sangat penting untuk menerapkan gaya hidup berkelanjutan sebagai langkah yang sangat positif untuk melindungi bumi dan juga mengurangi dampak negatif dari perubahan iklim.

Namun rupanya menerapkan gaya hidup berkelanjutan ini bukanlah perkara yang mudah. Karena banyak orang yang masih belum paham dengan hal tersebut. Bahkan menurut Chief Corporate Affairs Engagement and Sustainability L'Oreal Indonesia Melanie Masriel, memulai gaya hidup berkelanjutan bukan tanpa tanpa tantangan.

Akibat rasa malas, kurangnya pilihan, kesulitan dan informasi yang terbatas serta anggapan bahwa gaya hidup berkelanjutan adalah hal yang mahal yang menjadi penyebab sulitnya penerapan kebiasaan ini. Demikianlah hal yang beliau sampaikan dalam  “#OneGreenStep Pilah Sampah dari Rumah" di kegiatan Jakarta X Beauty 2022, pada hari jumat (29/7).

Yang menyedihkan lagi menurut Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019 Susi Pudjiastuti yang juga aktivis lingkungan.  Setelah libur Idul Fitri  Pantai Pangandaran penuh sampah. Mulai dari pampers hingga bungkus makanan.

Bahkan setelah beliau mengumpulkan dari satu meter persegi bisa memperoleh dua ribu sedotan. Sehingga beliau mengatakan bahwa pada tahun 2030 bisa nanti lebih banyak sampah plastik daripada ikan di lautan.

Sebagai Usaha dalam menekan jumlah sampah, Garnier, anak perusahaan kosmetik L'Oreal ini menggelar Garnier Green Beauty melalui gerakan daur ulang #OneGreenStep. Yang mana kegiatan tersebut bertujuan untuk mengurangi timbunan sampah di tempat pembuangan akhir.

Sebenarnya ada banyak sekali cara menerapkan gaya hidup berkelanjutan yang dapat dilakukan oleh masyarakat dengan baik. Diantaranya adalah hemat energi, Naik transportasi umum. membuang sampah pada tempatnya dan juga membuat  ekowisata

Belanja di swalayan dengan memakai tote bag atau tas dan menghindari plastik juga merupakan salah satu langkah mudah untuk menerapkan  gaya hidup berkelanjutan. Seperti juga kegiatan upcycling  yang diselenggarakan IKEA Indonesia dan komunitas Setali.

Yang menggunakan pakaian bekas yang jarang digunakan menjadi barang-barang baru yang lebih bermanfaat. Sehingga mengurangi jumlah sampah yang semakin hari semakin memenuhi bumi. Alangkah baiknya kalau semua lapisan masyarakat ikut menerapkan gaya hidup berkelanjutan demi bumi kita bersama.

Baca Juga: 3 Kebiasaan Buruk yang Terlihat Sepele tapi Merusak Hidup

Load More