/
Sabtu, 15 Oktober 2022 | 09:35 WIB
Polisi menampilkan bos judi online Apin BK yang ditangkap di Malaysia atas kasus judi online. (SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah)

Deli.Suara.com - Berakhir sudah pelarian bos judi online kelas kakap, Apin BK yang kabur ke luar negeri untuk menghindari jeratan hukum.

Jumat (14/10/2022) kemarin, Interpol yang bekerjasama dengan Polri menangkap bos judi asal Sumut itu di Kuala Lumpur, Malaysia. 

Usai ditangkap, Apin BK kemudian diboyong ke Jakarta, Indonesia guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Terkait hal ini, Pengamat Hukum Muslim Muis meminta kepada Polri untuk membabat habis jaringan Apin BK, termasuk siapa beking yang selama ini membantunya menjalankan bisnis haram juga perlu diusut.

"Bongkar semua siapa yang di belakang dia, bongkar siapa beking dia, masa dia bisa kabur ke luar negeri," katanya, Sabtu (15/10/2022).

Muslim juga meminta kepada penegak hukum untuk memberikan sanksi hukum yang keras terhadap bos judi ini.

"Kalau perlu dimiskinkan juga dikenakan sanksi sosial, suruh nyapu di jalan dia, minimal 6 bulan dia nyapu," pungkasnya.

Sebelumnya, Apin BK bos judi online konsorsium 303 ditangkap polisi di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (14/10/2022).

Kabar penangkapan terhadap Apin BK disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers yang digelar di Mabes Polri.

Baca Juga: 5 Wilayah Sumut Berpotensi Diterpa Bencana Hidrometeorologi, Berikut Lokasinya

"Salah satu buron atas nama Apin BK yang sempat bersembunyi kabur (ke Singapura) dan kemudian bergeser ke Malaysia, hari ini atas kerjasama dengan internasional Police (interpol) 
Buron tersebut berhasil diserahkan kepada kita," ujarnya seperti dilihat Deli.Suara.com lewat video streaming suara.com.

Kapolri mengatakan rencananya bos judi online terbesar di Sumut itu akan dibawa ke Indonesia pada Jumat malam.

Kabar bos judi online ini telah tertangkap beredar di pesan singkat WhatsApp (WA) jurnalis. Adapun isi pesan itu menyebutkan kalau Apin BK telah menyerahkan diri ke polisi dan dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Sumut.

"Sore ini saya mendapat kabar dari teman teman, bahwa terkait terduga Bos 303 Apin BK yang beberapa bulan terduga terbang keluar negeri akhirnya ia ingin menyerahkan diri dan mau dibawa kemedan dari Kuala Lumpur," sebut informasi tersebut.

Diketahui, Apin BK disebut-sebut dalam struktur Konsorsium 303 Kaisar Sambo yang beredar luas di media sosial (Medsos).

Apin BK yang disebut terlibat kerajaan judi ini ternyata dalam incaran Polda Sumut. Pasalnya bisnis judi online ABK yang kantornya berada di Kompek Cemara Asri Deli Serdang, beberapa waktu lalu digerebek Polda Sumut.

Penggerebekan berlangsung pada Selasa (9/8/2022) dinihari. Lokasi ini diduga kuat sebagai operator situs judi online terbesar di Sumut LEBAH4D, DEWAJUDI4D dan LARIS4D.

Dalam penggerebekan itu ratusan unit komputer dan laptop yang diduga digunakan untuk menyebar situs judi online diamankan polisi. 

Load More