Deli.suara.com – Kabar menghebohkan datang dari salah satu idol grup Korea LE SSERAFIM yang ada di bawah naungan HYBE dan Source Music. Baru-baru ini idol grup LE SSERAFIM memecahkan rekor dengan mini album mereka ‘ANTIFRAGILE’.
Comeback kali ini LE SSERAFIM yang beranggotakan 6 orang harus merilis mini album mereka tanpa salah satu member, Kim Garam. Menjelang debut, Kim Garam menuai kontroversi karena diduga pernah menjadi pelaku perundungan saat SMP.
Skandal ini jelas saja menuai sorotan hingga HYBE dan agensi Source Music mengambil tindakan. Kim Garam akhirnya keluar dari LE SSERAFIM dan kini mini album mereka pun hanya diisi oleh 5 anggota lainnya.
LE SSERAFIM comeback pada Senin (17/10/2022) dengan mini album ‘ANTIFRAGILE’ dan title track yang berjudul sama. Di tanggal yang sama, LE SSERAFIM juga mengadakan showcase comeback ANTIFRAGILE di aula konser kampus Yonsei University.
Di kesempatan saat itu, reporter juga menanyakan perihal comeback mereka tanpa Kim Garam. Kim Chaewon selaku leader pun menjawab pertanyaan awak media saat member yang lain diam.
“Kami mempersiapkan mini album ke-2 kami dengan kerja keras seperti saat kami merilis album debut kami.”
“Kami ingin membuat comeback dengan semangat lebih kuat. Kami pikir yang terpenting adalah menunjukkan sisi terbaik kami untuk para fans yang telah menunggu dan mencintai kami,” imbuh Chaewon.
Sebelumnya, idol grup ini debut dengan enam member, Kim Chaewon selaku ketua, Miyawaki Sakura, Kazuha, Huh Yunjin, Kim Garam dan Hong Eunchae. Namun, menjelang debut, Kim Garam tersandung skandal hingga akhirnya agensi memutus kontrak.
Dikutip dari kpopfandom, Selasa (18/10/2022), di tanggal 8 Agustus 2022, grup ini akhirnya merilis nama klub penggemar, yakni FEARNOT yang juga menyertai filosofi arti LE SSERAFIM.
Baca Juga: Fans Leslar Sampaikan Pesan untuk KPI: Diblaclist tapi Jadi Topik Acara TV, Direndahkan dan Dibully
Mini album LE SSERAFIM yang terbaru tentunya mengundang antusias para penggemar. Mengangkat konsep bold dengan MV yang mengangat tentang meteor dan kehancuran bumi, tentu memiliki arti khusus dibaliknya.
Tak hanya mengusung konsep yang menarik, dalam MV comeback ini, ciri khas para member juga ditonjolkan seperti Kazuha yang memiliki tubuh lentur karena seorang penari balet, dan Yujin yang merupakan seorang komposer dan musisi ditampilkan tengah bermain gitar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan