Deli.suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Jumat (21 Oktober) pagi, melemah 9 poin atau 0,05 persen ke posisi Rp15.581 per dolar AS. Mata uang Garuda semakin mendekati level Rp 15.600 per dollar AS.
Mengacu kepada data Bloomberg, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dibuka pada level Rp 15.581 per dolar AS, terdepresiasi dibanding posisi penutupan sebelumnya sebesar Rp 15.572 per dollar AS.
Pelemahan rupiah terus berlanjut dalam kurun waktu 50 menit pertama perdagangan. Tercatat pada pukul 09.50 WIB nilai tukar rupiah melemah 0,15 persen ke Rp 15.595 per dollar AS.
Turunnya nilai Rupiah selaras dengan menguatnya indeks dollar AS. Kekhawatiran pasar terhadap kondisi perekonomian global saat ini membuat indeks dollar AS cenderung menguat pada kisaran 112.
Imbal hasil obligasi AS juga terpantau masih dalam posisi tertinggi sejak 14 tahun terakhir. Yield obligasi dengan tenor 10 tahun masih bertengger di atas 4,2 persen.
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menjelaskan, pelemahan rupiah saat ini masih relatif terbatas dibandingkan dengan mata uang negara Asia lainnya.
Kendati demikian, pelemahan rupiah akan berpengaruh ke pelaku usaha manufaktur, yang notabene sebagian besar importir untuk bahan baku dan barang modal.
Josua berharap, dengan BI menaikkan suku bunga 50 basis poin (bps), agar spread antara suku bunga BI dan The Fed tidak terlalu jauh. Sehingga pasar keuangan domestik masih dilirik investor.
Banyak analis, termasuk Josua memperkirakan Fed Fund Rate (FFR) yang saat ini berada pada kisaran 3% hingga 3,25% masih akan naik 75 bps pada November dan 50 bps pada Desember.
Baca Juga: Sindir Partai yang Terlalu Cepat Usung Capres, Zulhas: Biasanya akan Menimbulkan Gaduh
Dengan demikian, untuk menarik investor masuk ke dalam pasar keuangan Indonesia, BI diharapkan bisa menaikan suku bunganya menjadi 4,75%.
Keputusan Bank Indonesia (BI) untuk mengkerek suku bunga acuan sebesar 50 basis points (bps) atau 0,5 persen belum direspons positif oleh pasar. Sejak perdagangan kemarin nilai tukar rupiah terus bergerak di zona negatif.
“Kita melihat bahwa rupiah masih bercokol, masih mengalami pengurangan pelemahan,” ujar Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi, kepada awak media, kemarin.
Dalam konferensi pers hasil rapat dewan gubernur (RDG), Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, pelemahan nilai tukar rupiah tidak terlepas dari menguatnya dollar AS. Ketidakpastian ekonomi global membuat pasar beralih menuju aset safe haven.
"Ke depan, Bank Indonesia terus mencermati perkembangan pasokan valas dan memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sesuai dengan bekerjanya mekanisme pasar dan nilai fundamentalnya untuk mendukung upaya pengendalian inflasi dan stabilitas makroekonomi," ucap Perry. [EB]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dihajar Thailand, Timnas Futsal Indonesia Kini Ditakuti di ASEAN
-
Ajudan Abdul Wahid Ditahan usai 'Lawan' KPK dengan Gugatan Rp11 Miliar
-
Jangan Cuma Ikut Tren! IDAI Ingatkan Bahaya Sleep Training Jika Ortu Malah Asyik Main Sosmed
-
5 Ide Outfit Kantoran ala Song Hye Kyo, Elegan dan Formal Banget!
-
Review Golden Job: Misi Terakhir yang Berujung Pengkhiantan, Malam Ini di Trans TV
-
Cara Menyimpan Songket Mahal agar Tak Dimakan Ngengat, Rahasia Benang Emas Tetap Berkilau
-
Buntut Tamara Bleszynski Tak Dampingi Teuku Rassya di Pelaminan, Mantan Suaminya Dihujat
-
Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu
-
Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T